Kementan Pastikan Pangan Nasional Aman dari Ancaman El Nino
- account_circle pusaran.news
- calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
- print Cetak

Panen Lebih Awal di Kuningan Jadi Penyangga Pasokan Beras di Tengah Antisipasi El Nino
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
PUSARAN.NEWS- Kementerian Pertanian (Kementan) terus memperkuat ketersediaan pangan nasional menjelang fenomena El Nino yang diprediksi mulai April 2026. Upaya ini didukung percepatan panen di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, sebagai salah satu penyangga utama.
Hingga akhir Maret 2026, Kabupaten Kuningan telah memanen 20.310 hektare dari total 26.016 hektare lahan sawah. Angka ini setara 78 persen, dengan puncak panen 12.488 hektare terjadi sepanjang Maret.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan pemerintah telah menyiapkan strategi antisipasi dampak El Nino. Beliau menjamin pasokan pangan nasional akan tetap aman selama periode yang diperkirakan 6 bulan tersebut.
“Itu ada El Nino ke depan, itu mulai bulan depan, April, diperkirakan itu sampai 6 bulan,” ujar Mentan Amran. Beliau menjamin, “Insyaallah pangan, khusus sektor pangan itu aman.”
Percepatan panen Kuningan vital jaga ketersediaan beras nasional sejak awal tahun. Ini membantu distribusi pasokan merata, menjaga stabilitas pasar.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kuningan, Wahyu Hidayah, sebut panen cepat langkah strategis. Ini pastikan ketersediaan beras lebih dini, menjadikan Kuningan penyangga awal.
“Progresivitas ini langkah strategis pastikan ketersediaan beras lebih dini,” ujar Wahyu Hidayah. “Kuningan sigap kawal musim tanam, jadi penyangga awal sebelum puncak panen daerah lain.”
Keunggulan Kuningan didukung geografis hulu, air stabil, petani tanam lebih cepat. Tren panen naik: 2.669 ha (Jan), 5.153 ha (Feb), 12.488 ha (Mar).
Sentra produksi Pantura seperti Indramayu dan Cirebon baru puncak panen April-Mei 2026. Perbedaan waktu panen stabilkan distribusi beras antarwilayah.
Capaian ini perkuat peran Kuningan sebagai penyangga pangan Jawa Barat. Ini berkontribusi jaga ketersediaan beras di tengah tantangan iklim.
Redaktur: Wae
Sumber: Kementan
- Penulis: pusaran.news
