Menko PMK: Ekonomi Baru Berbasis Budaya dan Kekayaan Alam
- account_circle pusaran.news
- calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
- print Cetak

Pendidikan Vokasi Harus Menjawab Perubahan Dunia Kerja dengan Kekuatan Budaya Indonesia
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
PUSARAN.NEWS- Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno menegaskan ekonomi baru berbasis budaya dan alam, bukan hanya teknologi. Hal ini disampaikan saat Aksi Nyata Revitalisasi Pendidikan Vokasi di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Jawa Barat, pada Rabu (22/4/2026).
Pemerintah mendorong transformasi pendidikan vokasi untuk menjawab perubahan dunia kerja serta mengoptimalkan potensi lokal. Menko PMK Pratikno menyoroti disrupsi telah mengubah jenis pekerjaan, menyebabkan hilangnya banyak pekerjaan lama.
“Kita menyadari bahwa banyak sekali terjadi disrupsi. Jenis pekerjaan berubah.
Banyak pekerjaan hilang. Jangan sampai pendidikan kita justru mengajarkan keterampilan yang sudah tidak relevan,” ujar Pratikno.
Munculnya pekerjaan baru turut menjadi perhatian utama.
Namun, Pratikno menegaskan bahwa peluang pekerjaan baru tidak selalu lahir dari teknologi semata. “Yang ingin saya sampaikan, job gain tidak selalu terkait dengan new technology. Karena job gain banyak terkait dengan orisinalitas kita, keunikan kita, kebudayaan kita,” tegasnya.
Perubahan preferensi global justru membuka peluang bagi Indonesia mengembangkan ekonomi berbasis alam dan budaya. “Orang yang terbiasa dengan hiruk pikuk seperti di Jakarta, Tokyo, New York justru ingin melihat yang berbeda. Mereka ingin kembali ke alam, ke budaya.
Jadi new job tidak selalu terkait dengan science dan technology, tetapi juga terkait dengan nature dan culture,” ujarnya.
Dalam konteks ini, pendidikan vokasi harus mampu menyiapkan tenaga kerja sesuai arah ekonomi baru. “Harus menyambut the new economy, the new job. Tidak lagi mendidik anak-anak untuk job loss tetapi mendidik anak-anak untuk job gain, yang saya ingin tekankan job gain tidak selalu diciptakan oleh penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, job gain di Indonesia banyak diciptakan oleh back to our culture and nature.
Itulah new job, future job bagi Indonesia,” jelasnya.
Menko PMK menyoroti sektor pariwisata sebagai contoh nyata ekonomi berbasis budaya dan alam yang berdampak pada kesejahteraan. “Keunggulan pariwawisata adalah membawa uang masuk ke desa, tidak membawa uang desa keluar dari desa. Kita kembali ke alam, kembali ke culture, tentu saja tetap harus menguasai teknologi baru,” ujarnya.
Pratikno menekankan pentingnya sinergi lintas sektor untuk memperkuat keterkaitan pendidikan dan dunia kerja. Ia mengapresiasi terbentuknya Tim Koordinasi pendidikan dan pelatihan vokasi.
Redaktur: Wae
Sumber: Kemenko PMK
- Penulis: pusaran.news
