Rosan Roeslani Paparkan Hasil Kunjungan Presiden Prabowo ke Asia
- account_circle pusaran.news
- calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
- print Cetak

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) sekaligus CEO Danantara, Rosan Roeslani, memberikan pernyataan pers usai menghadiri forum “Indonesia–Korea Partnership f
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
PUSARAN.NEWS- Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani menyatakan kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Jepang dan Republik Korea pada 1 April 2026 sangat produktif. Kunjungan tersebut berhasil meningkatkan kepercayaan investor global terhadap Indonesia, usai forum di Seoul.
Rosan Roeslani menjelaskan keterlibatan langsung Presiden Prabowo dalam berdialog dengan pelaku usaha menjadi faktor kunci respons positif. Dunia usaha sangat mengapresiasi kesempatan menyampaikan masukan langsung kepada kepala negara.
Rosan Roeslani mengapresiasi dialog langsung Presiden Prabowo dengan pelaku usaha. “Mereka bisa menyampaikan langsung ke Bapak Presiden inputnya, kemudian feedback-nya, dan juga apa kendala-kendalanya yang memang mereka ada di Indonesia dan Bapak Presiden sangat responsif dan sangat terbuka. Dan ini sangat-sangat direspons positif oleh dunia usaha,” ujarnya.
Selama kunjungan, pemerintah Indonesia melakukan pertemuan strategis dengan pelaku industri besar di Jepang dan Korea. Di Jepang, forum bisnis dihadiri 300 pengusaha dan 12 perusahaan, sementara di Korea intensif bertemu 11 perusahaan besar.
Minat investasi dari Jepang dan Korea terhadap Indonesia terus meningkat di tengah ketidakpastian geopolitik global. Investasi Korea tumbuh rata-rata 14 persen per tahun, sementara Jepang sekitar 8-9 persen per tahun.
Kehadiran Danantara sebagai sovereign wealth fund Indonesia turut meningkatkan kepercayaan investor untuk co-investment. Pemerintah sedang menindaklanjuti rencana investasi bersama dengan Lotte Chemical dan POSCO.
Rosan Roeslani membeberkan nilai investasi bersama yang signifikan. “Kami memang dalam proses menindaklanjuti untuk investasi bersama-sama dengan Lotte Chemical dan juga dengan POSCO dengan nilai investasinya kurang lebih itu bersama-sama bisa mencapai 6 miliar dolar Amerika,” ungkapnya.
Banyak investor yang telah beroperasi di Indonesia kini berkomitmen memperluas investasinya ke tahap berikutnya, seperti KCC Glass dan POSCO. Kemampuan Indonesia menjaga stabilitas politik dan ekonomi menjadi fondasi penting bagi keputusan investasi jangka panjang.
Rosan menegaskan stabilitas merupakan modal utama dalam investasi jangka panjang. “Karena itu adalah modal utama dari setiap investasi yang merupakan long term commitment kepada Indonesia. Dan ini juga diakui oleh mereka semua sehingga investasi yang masuk,” tuturnya.
Redaktur: Wae
Sumber: Setkab
- Penulis: pusaran.news
