BNPB Pasang Sistem Peringatan Dini Banjir di Banda Aceh
- account_circle pusaran.news
- calendar_month Senin, 27 Apr 2026
- print Cetak

Foto: Salah satu unit sensor pemantauan tinggi muka air milik BNPB yang terpasang di kawasan KM 0, Kelurahan Gampong Pande, Kecamatan Kuta Raja, Kota Banda Aceh. BNPB mengembangkan sistem peringatan d
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
PUSARAN.NEWS- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memperkuat mitigasi banjir di Kota Banda Aceh melalui Sistem Peringatan Dini (EWS). Sistem diserahkan simbolis Minggu (26/4) guna membantu pemerintah daerah dan masyarakat lebih siap.
Pemasangan perangkat EWS selesai akhir 2025, meliputi satu unit sirine array dan lima unit sensor pemantauan banjir. Dashboard monitoring terintegrasi juga mendukung pengambilan keputusan secara cepat dan akurat.
Sensor EWS ditempatkan di titik strategis seperti Taman Putroe Phang, Keutapang, Indrapuri, serta kawasan KM 0 di Gampong Pande, Kuta Raja. Sirine peringatan dini terpasang di Kantor Camat Baiturrahman untuk informasi cepat kepada masyarakat.
Dashboard monitoring EWS berada di Dinas Komunikasi Informatika dan Statistika Kota Banda Aceh. Sistem dilengkapi sensor tinggi muka air, CCTV, pemantauan lingkungan, dan visualisasi data otomatis.
Data terkumpul diproses otomatis, memungkinkan petugas segera mengidentifikasi potensi peningkatan risiko banjir. Sirine EWS juga dimanfaatkan dalam Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) 2026 pada Minggu, (26/4).
Pemanfaatan sirine mendukung latihan evakuasi mandiri masyarakat, melatih respons cepat terhadap peringatan dini. Sebanyak 100 warga berpartisipasi simulasi evakuasi banjir di Kantor Camat Baiturrahman.
Kantor Camat Baiturrahman ditetapkan sebagai Tempat Evakuasi Sementara (TES) bagi masyarakat sekitar. Kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto S.Sos., M.M. menyampaikan, “Sehebat apa”.
Redaktur: Wae
Sumber: BNPB
- Penulis: pusaran.news
