Kemenko PMK Tekankan Sinergi Lintas Sektor Kesiapsiagaan Pandemi
- account_circle pusaran.news
- calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
- print Cetak

Kemenko PMK Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor untuk Kesiapsiagaan Pandemi melalui Proyek CARE-I
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
PUSARAN.NEWS- Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Kesehatan Kemenko PMK, Sukadiono, menegaskan pentingnya sinergi lintas kementerian dalam membangun sistem kesiapsiagaan pandemi. Pernyataan ini disampaikan saat penandatanganan dokumen komitmen proyek CARE-I di Gedung Adhyatma Kemenkes, Kamis (16/4/2026).
Penandatanganan komitmen proyek CARE-I ini melibatkan Kementerian Kesehatan, Kementerian Pertanian, Kemenko Pemberdayaan Masyarakat, dan BRIN. “Kemenko PMK mendorong agar implementasi CARE-I tidak berjalan sektoral, tetapi terintegrasi antar kementerian dan lembaga sehingga mampu memperkuat sistem surveilans dan kesiapsiagaan pandemi secara nasional,” tegas Sukadiono.
Komitmen ini menjadi langkah strategis guna memastikan proyek CARE-I Tahun Anggaran 2026 berjalan optimal. Ini juga memperkuat tata kelola penanganan risiko bencana nonalam, khususnya pandemi, melalui koordinasi Steering Committee.
Proyek CARE-I adalah inisiatif kolaboratif yang didukung mitra pembangunan internasional seperti World Bank, FAO, dan WHO. Inisiatif ini bertujuan memperkuat sistem surveilans, integrasi data, serta kapasitas nasional menghadapi potensi pandemi.
Asisten Deputi Pengurangan Risiko Bencana Kemenko PMK, Andre Notohamijoyo, menekankan bahwa komitmen bersama ini adalah fondasi awal. Ini untuk memperkuat implementasi lintas sektor dalam kesiapsiagaan yang lebih tangguh.
Andre Notohamijoyo menambahkan tentang pentingnya kolaborasi ini sebagai fondasi. Ia menyatakan, “Ini menjadi titik awal untuk memastikan komitmen bersama lintas kementerian dan lembaga, serta mitra internasional, dalam membangun sistem kesiapsiagaan yang lebih tangguh dan berkelanjutan.”
Kemenko PMK dengan fungsi koordinasi, sinkronisasi, dan pengendalian (KSP) memastikan kolaborasi lintas sektor berjalan efektif. Ini mencakup penyelarasan kebijakan, penguatan sistem, dan peningkatan kapasitas kelembagaan.
Melalui penguatan komitmen ini, Kemenko PMK mendorong sistem kesiapsiagaan pandemi yang lebih responsif dan terintegrasi. Hal ini bertujuan memperkuat ketahanan nasional serta perlindungan masyarakat di masa mendatang secara berkelanjutan.
Redaktur: Wae
Sumber: Kemenko PMK
- Penulis: pusaran.news
