Kemenko PMK Gelar Rapat Koordinasi Penguatan Kewirausahaan Pemuda
- account_circle pusaran.news
- calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
- print Cetak

Kemenko PMK Dorong Penguatan Kewirausahaan dan Ketenagakerjaan Pemuda untuk Capai Target IPP 2026
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
PUSARAN.NEWS- Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) menggelar Rapat Koordinasi Kewirausahaan dan Ketenagakerjaan Pemuda di Jakarta pada 28 April 2026. Pertemuan ini bertujuan memperkuat sinergi lintas sektor guna meningkatkan kualitas pemuda Indonesia dan mencapai target Indeks Pembangunan Pemuda (IPP).
Rapat tersebut mengevaluasi program tahun 2025 dan merumuskan strategi 2026 untuk mencapai target Indeks Pembangunan Pemuda (IPP). Tantangan pada aspek ketenagakerjaan layak dan kepemimpinan pemuda menjadi perhatian utama yang dibahas.
Deputi Bidang Koordinasi Penguatan Karakter dan Jati Diri Bangsa Kemenko PMK, Warsito, menegaskan pentingnya kewirausahaan dan ketenagakerjaan pemuda. Ini menjadi kunci utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi serta menekan angka kemiskinan di Indonesia.
Warsito menyatakan, “Penguatan kewirausahaan dan ketenagakerjaan pemuda harus menjadi prioritas bersama.” Ia menambahkan, “Kita ingin memastikan bahwa setiap program yang dijalankan tidak hanya berjalan, tetapi benar-benar berdampak pada peningkatan investasi dan pengentasan kemiskinan.”
Warsito menyoroti tingginya angka pengangguran pemuda yang mencapai 11,78 persen, melebihi rata-rata nasional. Rasio kewirausahaan pemuda juga masih rendah, sehingga kolaborasi lintas kementerian dan lembaga sangat ditekankan.
“Kita perlu memperkuat koordinasi dan sinkronisasi program agar intervensi yang dilakukan tepat sasaran,” imbuhnya. Warsito menekankan, hal ini penting terutama di daerah dengan capaian pembangunan pemuda yang masih di bawah rata-rata nasional.
Pemerintah akan mendorong kebijakan inklusif bagi pemuda perempuan, penyandang disabilitas, dan kelompok rentan lainnya. Kemenko PMK berharap rapat ini menciptakan kesamaan persepsi serta komitmen bersama untuk ekosistem kewirausahaan yang berkelanjutan.
Warsito menutup, “Dengan kerja sama yang kuat, kita optimistis target IPP tahun 2026 dapat tercapai.” Ia yakin pemuda Indonesia mampu menjadi motor penggerak pembangunan nasional melalui sinergi ini.
Direktur Agama, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga Kementerian PPN/Bappenas, Didik Darmanto, memaparkan arah kebijakan pembangunan pemuda. Fokusnya terdapat pada RPJMN 2025–2029, khususnya domain ketenagakerjaan layak, serta peningkatan kualitas dan partisipasi aktif pemuda.
Didik menjelaskan, “Pembangunan pemuda diarahkan untuk meningkatkan kualitas pendidikan, kesehatan, karakter.” Ia menambahkan, ini juga mendorong partisipasi aktif pemuda dalam ketenagakerjaan dan kewirausahaan sebagai penguatan sumber daya manusia Indonesia.
Asisten Deputi Ekosistem Bisnis Wirausaha Kementerian UMKM, Christina Agustin, turut menyoroti hal serupa. Ia menekankan pentingnya penguatan ekosistem kewirausahaan sebagai fondasi pertumbuhan wirausaha muda di Indonesia.
Redaktur: Wae
Sumber: Kemenko PMK
- Penulis: pusaran.news
