Festival Walet Emas: Wamenhan Donny Apresiasi UMKM IWAKK
- account_circle pusaran.news
- calendar_month Senin, 27 Apr 2026
- print Cetak

Wamenhan RI Hadiri Festival Walet Emas 2026, Dorong Persatuan dan Penguatan Ekonomi Masyarakat
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
PUSARAN.NEWS- Wakil Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Wamenhan RI) Donny Ermawan Taufanto menghadiri Festival Walet Emas 2026 di Museum Purna Bhakti Pertiwi, TMII, Jakarta, Minggu (26/4/2026). Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka halalbihalal dan peringatan Hari Kartini, mengusung tema “Perempuan Berdaya untuk Indonesia Maju.”
Dalam sambutannya, Wamenhan Donny Ermawan Taufanto, selaku Penasehat paguyuban, menyampaikan apresiasi kepada Paguyuban Induk Warga Asal Kabupaten Kebumen Wani lan Ulet (IWAKK Walet) Emas. Paguyuban ini dinilai berkontribusi nyata dalam mendukung perekonomian nasional, khususnya melalui pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Wamenhan Donny mengajak seluruh elemen masyarakat untuk senantiasa bersyukur atas kondisi bangsa yang aman dan damai di tengah dinamika geopolitik global. Indonesia dikaruniai sumber daya alam melimpah, sehingga perlu dikelola secara optimal dan bertanggung jawab demi kesejahteraan bersama.
Beliau juga mengajak untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dalam keberagaman yang ada di Indonesia. Nilai-nilai kebhinekaan harus terus dirawat dan dijaga sebagai fondasi utama dalam mewujudkan stabilitas nasional serta mendukung kemajuan Indonesia.
“Saya yakin, dengan guyub rukun bersatu padu, ekonomi dapat ditingkatkan, budaya dapat terpelihara, sehingga terjaga persatuan dan kesatuan bangsa, demi pertahanan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang semakin mengakar,” ujar Wamenhan. Pernyataan ini menegaskan pentingnya kolaborasi untuk kekuatan pertahanan negara dan kemajuan ekonomi bangsa.
Festival tersebut turut dihadiri Anggota DPD RI, Bupati Kebumen, Walikota Jakarta Timur, dan Anggota DPRD DKI Jakarta. Hadir pula Direktur Utama Museum Purna Bhakti Pertiwi, Kakanwil Kementerian Agama, serta Ketua Umum Paguyuban Jawa Tengah (PJT).
Redaktur: Wae
Sumber: Kemenhan
- Penulis: pusaran.news
