Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Mentan Amran Soroti Rembesan Gula Rafinasi Rugikan Petani

Mentan Amran Soroti Rembesan Gula Rafinasi Rugikan Petani

  • account_circle pusaran.news
  • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PUSARAN.NEWS- Jakarta — Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyoroti masalah penyerapan gula produksi dalam negeri. Rembesan gula rafinasi ke pasar konsumsi dinilai merugikan petani tebu di tengah kebutuhan nasional yang tinggi.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam Rapat Kerja bersama Komisi VI DPR RI di Senayan, Jakarta, Rabu (8/4). Mentan Amran menegaskan persoalan utama bukan hanya produksi, tetapi juga tata niaga yang belum berpihak petani.

“Kita temukan rembesan gula rafinasi yang masuk ke pasar sebagai gula konsumsi. Ini sangat membahayakan karena menekan harga dan membuat gula petani tidak terserap,†tegasnya. “Kalau ini tidak ditertibkan, petani yang paling dirugikan.â€

Mentan Amran juga menyoroti anomali tata niaga gula nasional, dimana impor masih dilakukan namun gula dalam negeri sulit terserap. Hal serupa terjadi pada molase, harganya turun dari Rp1.900 menjadi sekitar Rp1.000 per liter pada Maret 2026.

Penguatan urgensi pembenahan tata niaga juga disampaikan oleh Kepala Badan Pengaturan BUMN, Dony Oskaria. Ia mengungkapkan dampak impor gula tidak terkendali turut dirasakan oleh BUMN sektor gula.

“Sugar Co membukukan rugi Rp680 miliar pada 2025 akibat harga tidak cukup baik, yang dipicu oleh impor gula tidak terkontrol,†ujar Dony. Ia menilai masuknya gula rafinasi impor menekan industri gula dalam negeri serta menghambat penyerapan gula petani.

Produk impor yang membanjiri pasar tidak hanya menghambat penyerapan gula petani, tetapi juga mengganggu kinerja perusahaan gula nasional. Menurutnya, persoalan tata kelola gula harus segera ditangani serius agar tidak terus berulang di masa mendatang.

Proyeksi tahun 2025 menunjukkan luas panen tebu eksisting mencapai 563.357 hektare dengan produktivitas GKP 4,74 ton per hektare. Ini setara 69,35 ton tebu per hektare, menghasilkan produksi GKP sekitar 2,67 juta ton.

Sementara itu, kebutuhan gula nasional mencapai 6,7 juta ton, terdiri dari 2,8 juta ton gula konsumsi dan 3,9 juta ton gula industri. Kesenjangan antara produksi dan kebutuhan ini perlu segera diatasi oleh pemerintah.

Untuk menjawab persoalan ini, pemerintah menertibkan distribusi gula rafinasi melalui kebijakan larangan dan pembatasan (lartas). Pengawasan diperketat agar tidak terjadi kebocoran gula rafinasi ke pasar konsumsi.

Selain pembenahan di sektor hilir, pemerintah juga menggenjot peningkatan produksi di sektor hulu. Program bongkar ratoon (peremajaan tebu) menjadi fokus utama untuk mencapai tujuan tersebut.

Redaktur: Wae

Sumber: Kementan

  • Penulis: pusaran.news

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tumpas Jaringan Narkoba dengan Ungkap 28 Kasus, Polres Kutim Musnahkan Ratusan Gram Sabu

    Jaringan Narkoba Kutim Digulung! Polres Tangkap 33 Pelaku, Sita 351 Gram Sabu

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle pusaran.news
    • 0Komentar

    PUSARAN.NEWS- Kepolisian Resor Kutai Timur (Polres Kutim) berhasil mengungkap 28 kasus peredaran narkotika dalam kurun waktu dua bulan terakhir, membekuk 33 tersangka dan menyita ratusan gram sabu. Prestasi ini diumumkan dalam kegiatan press release pada Jumat (24/10/25) di Aula Pelangi Mako Polres Kutim, menegaskan komitmen kuat dalam pemberantasan narkoba di wilayah tersebut. Kapolres Kutim AKBP […]

  • Ditpolairud Polda Sulteng Berbagi Berkah Ramadan, Bagikan Takjil dan Buka Puasa Bersama Nelayan di Donggala

    Ditpolairud Polda Sulteng Bagikan Takjil dan Buka Puasa Bersama Nelayan Donggala

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle pusaran.news
    • 0Komentar

    PUSARAN.NEWS- Personel Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Sulawesi Tengah menebar semangat berbagi di bulan suci Ramadan dengan membagikan takjil dan buka puasa bersama nelayan di Kabupaten Donggala pada Selasa (10/3/2026). Kegiatan sosial ini diawali dengan pembagian takjil kepada para pekerja pelabuhan dan awak kapal di kawasan Pelabuhan Wani, Kabupaten Donggala. Berlangsung pukul 16.45 […]

  • Siaga Mudik 2026: Polri Kerahkan 5 Kapal Utama Amankan Jalur Laut

    Siaga Mudik 2026: Polri Kerahkan 5 Kapal Utama Amankan Jalur Laut

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle pusaran.news
    • 0Komentar

    PUSARAN.NEWS- Jakarta, 18 Maret 2026 – Polri memastikan kesiapsiagaan penuh dalam mengamankan arus mudik Lebaran 2026 di jalur penyeberangan laut strategis seluruh Indonesia. Lima kapal polisi utama disiagakan bersama personel gabungan untuk mengantisipasi potensi kecelakaan laut dan situasi darurat. Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo menegaskan komitmen ini saat meninjau Pos Pengamanan Pelabuhan Bakauheni, Lampung. Kesiapan […]

  • Generasi Sehat, Masa Depan Hebat

    Kemenkes Prioritaskan Vaksin Campak Dewasa Bagi Nakes

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle pusaran.news
    • 0Komentar

    PUSARAN.NEWS- Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memprioritaskan vaksinasi campak bagi tenaga kesehatan (nakes) dewasa di seluruh Indonesia, menyusul izin perluasan indikasi vaksin Measles-Rubella (MR) dari BPOM. Kebijakan ini bertujuan melindungi garda terdepan kesehatan dari potensi penularan tinggi di tengah kejadian luar biasa (KLB) yang diumumkan Rabu (08/04). Direktur Jenderal Farmasi dan Alat Kesehatan, L. Rizka Andalusia, menyatakan […]

  • Cek Senpi Dinas Polri, Begini Penekanan Kapolres Banggai Kepada Anggota!

    Kapolres Banggai Periksa Senpi Personel: Antisipasi Penyalahgunaan dan Kesiapan Tugas

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle pusaran.news
    • 0Komentar

    PUSARAN.NEWS- Kapolres Banggai AKBP Wayan Wayracana Aryawan memimpin pemeriksaan Senjata Api (Senpi) seluruh personel di Aula Maleo Mapolres Banggai pada Senin, 9 Maret 2026, sebagai langkah antisipasi penyalahgunaan dan memastikan kesiapan alat dinas. Didampingi Wakapolres Banggai Kompol Frangky Jefry Rey, pemeriksaan ini bertujuan menganalisa dan mengevaluasi kondisi Senpi yang dipegang anggota. Hal ini untuk memastikan […]

  • Harga Pangan Salakan Stabil, Beras Premium di Atas HET Ditemukan

    Harga Pangan Salakan Stabil, Beras Premium di Atas HET Ditemukan

    • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
    • account_circle pusaran.news
    • 0Komentar

    PUSARAN.NEWS- Pada Sabtu, 18 April 2026, Sat Reskrim Polres Banggai Kepulauan (Bangkep), bersinergi dengan Dinas Perindag dan Dinas Ketahanan Pangan, menggelar inspeksi mendadak (sidak) harga pangan di Pasar Tradisional Salakan, Kecamatan Tinangkung. Kegiatan ini bertujuan menjamin stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok, di mana ditemukan sebagian besar harga pangan relatif stabil, namun beras premium terpantau […]

expand_less