Presiden Prabowo Terima KSAD Maruli Bahas Capaian Tugas AD
- account_circle pusaran.news
- calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
- print Cetak

Presiden Prabowo Subianto menerima Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak bersama jajaran pejabat utama TNI Angkatan Darat di Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis, 16 April 2
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
PUSARAN.NEWS- Presiden Prabowo Subianto menerima KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak di Istana Merdeka, Jakarta. Pertemuan Kamis, 16 April 2026, itu membahas capaian tugas strategis TNI AD di berbagai wilayah.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan laporan itu dalam keterangan tertulisnya. KSAD menyampaikan capaian TNI AD dalam mendukung infrastruktur dan pemulihan pascabencana.
Seskab Teddy mengungkapkan, “Dalam pertemuan tersebut, KSAD melaporkan perkembangan pelaksanaan tugas strategis yang dikerjakan oleh TNI Angkatan Darat.” Ini bukti komitmen.
Salah satu capaian adalah percepatan pembangunan jembatan gantung perintis. TNI AD menyelesaikan 300 unit jembatan dalam tiga bulan terakhir di berbagai wilayah.
Seskab Teddy menambahkan, “Dalam tiga bulan ini, TNI Angkatan Darat telah menyelesaikan pembangunan 300 unit jembatan gantung perintis yang tersebar di seluruh Indonesia.” Capaian ini signifikan.
TNI AD juga berkontribusi pada pemulihan sektor pendidikan di wilayah terdampak bencana. Upaya ini meliputi renovasi fasilitas serta penyediaan akses air bersih bagi sekolah.
Seskab Teddy juga menyampaikan, “Dalam tiga bulan ini pula, telah dirampungkan renovasi 300 sekolah di tiga provinsi terdampak bencana Sumatra, termasuk pembangunan 300 titik bor air bersih di sekolah tersebut.” Ini upaya nyata.
Seskab Teddy menegaskan TNI AD tidak bekerja sendiri menjalankan program tersebut. Kolaborasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum kunci percepatan pembangunan fasilitas umum.
Seskab Teddy menegaskan, “TNI Angkatan Darat bersama Kementerian Pekerjaan Umum berkolaborasi untuk secepat-cepatnya menyelesaïkan segala bentuk fasilitas umum di desa-desa hingga daerah terpencil. Tentunya kerja sama ini didorong oleh kepedulian masyarakat di lokasi pembangunan daerah tersebut.” Kolaborasi ini krusial.
Langkah cepat dan terukur ini mencerminkan komitmen pemerintah untuk hadir di pelosok. Ini juga memperkuat fondasi pembangunan nasional yang inklusif dan berkelanjutan.
Redaktur: Wae
Sumber: Setkab
- Penulis: pusaran.news
