Posko Nasional ESDM Dibuka, Jamin Energi Aman Mudik Idulfitri
- account_circle pusaran.news
- calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
- print Cetak

Buka Posko Nasional Sektor ESDM, Wamen Yuliot: Ini Jadi Pusat Informasi Bagi Masyarakat
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
PUSARAN.NEWS- Kementerian ESDM membuka Posko Nasional Sektor ESDM di Gedung BPH Migas, Jakarta, Kamis (12/3/2026). Posko 20 hari ini jamin layanan energi dan mitigasi bencana geologi jelang Idulfitri 2026.
Wakil Menteri ESDM Yuliot menegaskan posko vital sebagai pusat koordinasi antarinstansi dan informasi terpercaya bagi masyarakat. “Keberadaan Posko Nasional Sektor ESDM ini menjadi tempat berkoordinasi antarinstansi terkait dan menjadi pusat informasi bagi masyarakat dan stakeholder mendapatkan informasi-informasi yang mereka butuhkan dan menjadi pegangan yang dapat dipercaya,” kata Yuliot.
Yuliot memastikan stok BBM, LPG, dan listrik untuk Idulfitri 1447 H sangat memadai secara nasional. Pemerintah menjaga pasokan listrik dan energi primer pembangkit agar selalu cukup tersedia.
Yuliot menjelaskan, pemeliharaan pembangkit dan penyiapan cadangan energi primer telah dilakukan untuk menjamin pasokan listrik. “Kita sudah melakukan maintenance terhadap pemangkit-pemangkit yang ada kemudian cadangan energi primernya itu juga kita siapkan, jangan sampai ada gangguan transmisi itu juga sudah dilakukan pengecekan. Jadi sehingga pada saat Ramadhan Idul Fitri ini tidak ada gangguan terhadap pasokan listrik sampai ke seluruh daerah baik pada pusat-pusat kegiatan ekonomi maupun pemukiman-pemukiman masyarakat terutama di daerah tujuan mudik lebaran pada tahun ini,” jelas Yuliot.
Untuk potensi bencana geologi, Yuliot menyatakan Badan Geologi telah menyiapkan langkah mitigasi. Ini mencakup antisipasi terhadap pergerakan tanah dan aktivitas vulkanik gunung berapi.
Selama 20 hari, tim Posko mengawasi distribusi BBM, gas, listrik, dan memantau bencana geologi. BPH Migas ditunjuk sebagai Ketua Posko Nasional Sektor ESDM Ramadan dan Idul Fitri 2026.
Ketua Posko Nasional Sektor ESDM, Erika Retnowati, menekankan sinergi antarlembaga penting agar pelaksanaan posko lancar dan informatif. “Dalam pelaksanaan kegiatan Posko Nasional Sektor ESDM ini, penting kiranya untuk kita bersinergi agar pelaksanaan Posko berjalan dengan lancar. Sinergitas ini tentu saja bukan hanya internal anggota Posko, tetapi juga sinergitas dengan stakeholder lainnya, seperti KORLANTAS POLRI, terkait dengan adanya rute-rute yang dilakukan pembatasan ataupun titik-titik kemacetan,” ujar Erika.
BPH Migas dan Pertamina menyiagakan 125 terminal BBM, 7.885 SPBU, 72 DPPU, ditambah fasilitas tambahan. Stok BBM (gasoline, gasoil, kerosene, avtur) bertahan 17-23 hari, dengan rata-rata 21 hari.
Proyeksi kebutuhan BBM: gasoline naik 12,0% dan gasoil turun 14,5% dari normal. Avtur naik 2,8%, kerosene naik 4,2% dibandingkan realisasi normal.
Ditjen Migas dan Pertamina siagakan 40 terminal LPG, 757 SPBE, serta 6.662 agen LPG. Stok LPG nasional 12-15 hari, stabil berkat dukungan agen dan pangkalan siaga 24 jam di area permintaan tinggi.
Redaktur: Wae
Sumber: ESDM
- Penulis: pusaran.news
