PUSARAN.NEWS- Polres Maros menggelar apel gelar pasukan untuk Operasi Ketupat 2026, Kamis (12/3/2026), guna memastikan pengamanan dan pelayanan optimal bagi masyarakat selama perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah di Kabupaten Maros.
Operasi terpusat ini akan berlangsung selama 13 hari, dimulai 13 hingga 25 Maret 2026, di seluruh wilayah hukum Polres Maros. Sebanyak 256 personel gabungan dikerahkan untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif, dari masa mudik hingga arus balik.
Personel tersebut terdiri dari unsur Polri yang didukung oleh TNI dari Kodim 1422 Maros, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Pemadam Kebakaran, Dinas Kesehatan, Angkasa Pura, serta Mitra Kepolisian Senkom. Sinergi lintas instansi ini bertujuan memperkuat koordinasi dan kesiapsiagaan dalam memberikan pelayanan terbaik.
Untuk mendukung kelancaran pengamanan, Polres Maros mendirikan lima pos di titik-titik strategis. Tiga Pos Pengamanan ditempatkan di GrandMall Mandai, Bengo Kecamatan Cenrana, dan Tambua Kecamatan Lau untuk memantau aktivitas masyarakat serta mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas.
Selain itu, satu Pos Terpadu didirikan di Pos PTB Kecamatan Turikale sebagai pusat koordinasi lintas instansi selama operasi. Pos Pelayanan juga disiapkan di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin untuk melayani masyarakat dan pemudik yang menggunakan jalur udara.
Kapolres Maros AKBP Douglas Mahendrajaya menegaskan komitmen Polri dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat selama perayaan Idul Fitri. “Melalui Operasi Ketupat 2026 ini, Polres Maros bersama seluruh instansi terkait berupaya memberikan pengamanan dan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya bagi para pemudik maupun masyarakat yang merayakan Idul Fitri di Kabupaten Maros,” ujarnya.
Redaktur: Wae
Sumber: Tribratanews