Polres Bangkep Sidak Harga Beras di Banggai Laut: Temuan & Penyebab Kenaikan

Pastikan Ketersediaan Sembako, Polsek Banggai Sidak Kios dan Pasar Tradisional Lompio

PUSARAN.NEWS- Unit Reskrim Polsek Banggai jajaran Polres Banggai Kepulauan (Bangkep), bersinergi dengan Dinas Perindag dan Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Banggai Laut, menggelar sidak pendataan dan pengecekan harga pangan di Kelurahan Lompio, Kecamatan Banggai, pada Senin, 10 Februari 2026, mulai pukul 10.30 WITA. Langkah ini menindaklanjuti SK Kepala Badan Pangan Nasional Nomor 375 Tahun 2025 untuk memastikan keterjangkauan harga kebutuhan pokok, khususnya beras, bagi masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, tim gabungan menyambangi sejumlah titik strategis seperti Kios Mama Egil, Kios Novi, hingga Kios Haris. Mereka memverifikasi harga jual beras premium, medium, hingga beras SPHP di tingkat pengecer.

Hasil pemantauan menunjukkan variasi harga pada komoditas beras, di mana premium dijual Rp15.500/kg dan medium Rp13.500/kg di Kios Mama Egil, sementara Kios Novi menjual beras medium Rp16.000/kg. Selain beras, tim juga mendata harga di Pasar Tradisional Lompio, dengan bawang merah dan bawang putih Rp40.000/kg, serta cabai rawit Rp50.000/kg.

Kasat Reskrim Polres Banggai Kepulauan, AKP Nanang Afrioko, S.H., M.H., menjelaskan kenaikan harga di tingkat pedagang dipicu oleh panjangnya rantai distribusi. Pasokan beras yang berasal dari luar daerah seperti Makassar, Kendari, dan Luwuk, menimbulkan biaya tambahan mulai dari ongkos angkut kapal hingga biaya buruh, di samping harga beli yang sudah tinggi dari distributor.

Merespons temuan ini, petugas memberikan imbauan humanis namun tegas kepada para pedagang agar tidak menjual beras di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah. Para pemilik kios juga diedukasi untuk segera melengkapi legalitas usaha, seperti Izin Usaha Perdagangan dan Izin Pengemasan Beras, agar aktivitas bisnis mereka sesuai regulasi.

Kegiatan pengecekan ini akan terus dilakukan secara berkala sebagai bentuk pengawasan Satgas Pangan dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah.

Redaktur: Wae

Sumber: Tribratanews

pusaran.news: