Pepelingasih dan IKA PGKP IPB Tanam 6.000 Mangrove di Tangerang
- account_circle pusaran.news
- calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
- print Cetak

Komunitas muda Pepelingasih Indonesia Kemenpora, berkolaborasi dengan Ikatan Alumni Pendidikan Guru Kejuruan Pertanian Institut Pertanian Bogor di kawasan Ketapang Urban Aquaculture, Mauk, Kabupaten T
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
PUSARAN.NEWS- Komunitas muda Pepelingasih Indonesia dan Ikatan Alumni Pendidikan Guru Kejuruan Pertanian Institut Pertanian Bogor (IKA PGKP IPB) berkolaborasi dalam aksi “Pepelingasih Berkarakter Hijau”. Mereka menanam 6.000 bibit mangrove jenis Rhizophora mucronata di kawasan Ketapang Urban Aquaculture, Mauk, Kabupaten Tangerang, pada Sabtu (11/4).
Kegiatan peduli lingkungan ini dihadiri langsung oleh Analis Kebijakan Ahli Utama Kemenpora RI, Imam Gunawan, bersama aktivis muda Pepelingasih Indonesia. Kehadiran beliau menunjukkan apresiasi tinggi terhadap semangat para pemuda dan alumni yang tetap membara.
Imam Gunawan menegaskan bahwa pembangunan karakter tidak boleh terhenti oleh kendala administratif pemerintah. Menurutnya, aksi menanam mangrove ini merupakan bentuk nyata ekspresi karakter gigih, patriotik, dan empatik dalam pembangunan berkelanjutan demi mempertahankan daya dukung alam bagi kehidupan.
“Saya hadir karena ini merupakan pengalaman kali pertama menanam mangrove,” ujar Imam Gunawan penuh semangat. Ia memberikan apresiasi kepada IKA PGKP IPB yang telah mengajak Pepelingasih berkolaborasi dalam kegiatan ini.
“Kita harus tetap semangat bangun karakter pemuda di tengah efisiensi anggaran pemerintah saat ini,” tambahnya. Imam juga menekankan, “Siang ini kita beraksi nyata untuk masa depan bumi yang cerah.”
Ia menekankan bahwa kemandirian dan daya suai ini sangat relevan dengan visi kepemimpinan nasional. “Ini sejalan dengan spirit Bapak Presiden dan Menpora Erick Thohir dalam menopang karakter pemuda yang patriotik, gigih, dan berempati,” katanya.
Sementara itu, Ketua Umum IKA PGKP IPB, Tony Hartus, menekankan bahwa keterbatasan tidak boleh menjadi penghalang untuk berkontribusi. Beliau menjelaskan aksi ini adalah langkah konkret pasca penandatanganan MoU antara IKA PGKP IPB dan Pepelingasih tahun ini.
“Selaku alumni IPB, kami ingin terus peduli dan berkontribusi kepada masyarakat,” urai Tony Hartus. Ia menegaskan keinginan untuk memperluas sinergi dengan banyak kalangan demi dampak yang lebih besar.
“Kali ini di pinggir pantai ini, kita mengajak komunitas Pepelingasih dan PT Global Competency Investama,” lanjut Tony Hartus. Kolaborasi ini menunjukkan komitmen IKA PGKP IPB terhadap kepedulian sosial dan lingkungan.
Keberhasilan menghimpun 6.000 bibit mangrove, termasuk melalui dukungan CSR, membuktikan efektivitas kreativitas kolaborasi. Inisiatif ini mampu menjawab tantangan penyediaan sumber daya di lapangan dengan baik.
Penanaman di Ketapang Urban Aquaculture ini diharapkan memperkuat benteng alami pesisir Tangerang dari abrasi. Sinergi antara birokrasi, akademisi, dan sektor swasta ini diharapkan menjadi model gerakan “Karakter Hijau” yang mandiri dan masif bagi pemuda di seluruh Indonesia.
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mengucapkan selamat atas terpilihnya Menteri Luar Negeri Sugiono. Sugiono kini menjabat Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) masa bakti 2026-2030.
Menlu Sugiono terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Nasional (Munas) XVI IPSI Tahun 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC). Musyawarah Nasional tersebut diselenggarakan pada Sabtu (11/4) malam.
Redaktur: Wae
Sumber: Kemenpora
- Penulis: pusaran.news
