PUSARAN.NEWS- Pemerintah menyalurkan bantuan stimulan sebesar Rp117,96 miliar bagi korban bencana di Kabupaten Aceh Tamiang dan Tapanuli Tengah pada Selasa (21/04/2026). Langkah ini menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto untuk mempercepat pemulihan serta mendorong kebangkitan ekonomi lokal.
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno menyerahkan bantuan simbolis di Aceh Tamiang. Ia didampingi Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, sedangkan Kepala BNPB Suharyanto melakukan penyerahan di Tapanuli Tengah.
Menko PMK Pratikno menjelaskan, dana Rp117,96 miliar dialokasikan untuk 4.469 kepala keluarga penerima manfaat. Secara keseluruhan, bantuan stimulan rumah rusak ringan dan sedang telah mencapai Rp654,87 miliar bagi 29.786 kepala keluarga.
Menko PMK menjelaskan bahwa penyaluran bantuan stimulan ini menjadi langkah konkret pemerintah dalam mempercepat pemulihan masyarakat pascabencana. Langkah ini sekaligus mendorong kebangkitan ekonomi lokal di wilayah terdampak, yang menjadi prioritas utama pemerintah.
“Kita melaksanakan penyerahan bantuan stimulan secara serentak di Aceh Tamiang dan Tapanuli Tengah,” jelas Pratikno. “Di Aceh Tamiang ini yang kedua, sementara di beberapa daerah sudah ada yang ketiga, tergantung kecepatan pendataan.”
Ia menegaskan, bantuan stimulan ini diharapkan segera dimanfaatkan masyarakat untuk memperbaiki rumah mereka. Tujuannya agar warga dapat kembali menjalani aktivitas seperti sediakala dan menggiatkan perekonomian lokal.
Menko PMK menegaskan akan terus mendorong percepatan pendataan dan verifikasi kerusakan rumah di berbagai daerah. Hal ini penting agar penyaluran bantuan dapat dilakukan secara bertahap dan tepat sasaran bagi para korban bencana.
Turut hadir dalam agenda tersebut Wakil Gubernur Aceh Fadlulah dan Bupati Aceh Tamiang Armia Fahmi. Hadir pula Ketua DPRK Aceh Tamiang Fadlon, jajaran Forkopimda, serta para tokoh masyarakat Kabupaten Aceh Tamiang.
Redaktur: Wae
Sumber: Kemenko PMK