Pemerintah Percepat Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono memberikan keterangan pers seusai menghadiri rapat terbatas di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa, 7 April 2026.

PUSARAN.NEWS- Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan percepatan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih pada tahun ini. Instruksi tersebut disampaikan dalam rapat terbatas di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa, 7 April 2026, yang juga dihadiri Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono.

Menteri Sakti Wahyu Trenggono mengungkapkan, 100 titik Kampung Nelayan telah selesai dibangun, terdiri dari 65 tahap satu dan 35 tahap kedua. Seluruh pembangunan tersebut diperkirakan rampung pada akhir Mei mendatang.

“Kita sudah membangun 100 titik, 65 tahap satu, 35 tahap kedua. Dan kemudian itu totalnya 100, semuanya diperkirakan akhir bulan Mei selesai,” ujar Menteri Sakti Wahyu Trenggono kepada awak media.

Pemerintah tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga memperhatikan aspek pengelolaan dan penguatan kapasitas sumber daya manusia. Hal ini menjadi pembahasan penting dalam rapat bersama Presiden.

“Kemudian pengawakan dari Kampung Nelayan, kan penting juga. Itu salah satu yang kita bahas dengan Bapak Presiden,” imbuhnya, menegaskan komitmen pemerintah.

Pemerintah juga menyiapkan pembangunan lanjutan sebanyak 1.000 Kampung Nelayan yang akan dilaksanakan secara paralel pada 2026. Program ini akan dipusatkan di wilayah Indonesia Timur.

“Yang seribu berikut di tahun 2026 secara paralel kita akan kerjakan dan fokusnya adalah ke Indonesia Timur,” ungkapnya, menjelaskan prioritas geografis.

Menteri Sakti Wahyu Trenggono menjelaskan rencana kerja sama pengadaan kapal dengan Pemerintah Inggris yang masih dikoordinasikan. Persiapan meliputi analisis galangan kapal di Indonesia yang sanggup dan sesuai standar.

Menteri Sakti Wahyu Trenggono menargetkan penyelesaian proyek dalam dua tahun ke depan. “Persiapan semuanya, seperti galangan kapal di Indonesia ada berapa, yang sanggup, yang sesuai. Itu semua kita sedang analisis bersama.

Mudah-mudahan nanti segera bisa cepat. Karena targetnya dua tahun harus sudah jadi,” jelasnya.

Redaktur: Wae

Sumber: Setkab

pusaran.news: