Panjat Tebing Sumbang Tiga Medali Bagi Indonesia di Asian Beach Games

Kontingen Indonesia finis di peringkat ke-11 klasemen akhir Asian Beach Games 2026 yang digelar di Sanya, Tiongkok. (foto:NOC Indonesia/Naif Muhammad Al`as)

PUSARAN.NEWS- Kontingen Indonesia berhasil menempati peringkat ke-11 klasemen akhir Asian Beach Games 2026 Sanya, Tiongkok, dengan dominasi panjat tebing Indonesia. Ajang pada 22-30 April ini membawa pulang tiga medali, meliputi satu emas dan dua perak.

Medali emas tunggal Indonesia diraih pasangan Desak Made Rita Kusuma dan Kadek Adi Asih dari nomor women’s relay. Keduanya mengalahkan Jeong Jimin-Sung Hanareum (Korsel) di final, Rabu (29/4), setelah mencetak rekor dunia baru di semifinal.

Desak Made Rita Kusuma mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaian tersebut. “Kami tidak menyangka bisa memecahkan rekor karena hanya fokus tampil maksimal,” ucap Desak.

Antasyafi Robby Al Hilmi menyumbangkan medali perak pertama di nomor men’s individual pada Selasa (28/4). Ia kemudian meraih perak kedua pada nomor men’s relay bersama Raharjati Nursamsa, setelah takluk dari pasangan Tiongkok, Jianguo Long/Yicheng Zhao.

Antasyafi menyatakan bahwa perolehan medali perak ini memacu semangatnya untuk terus berkembang. “Semoga kami bisa terus berkembang hingga menembus Olimpiade,” harap Robby, dengan target tampil di Olimpiade 2028 Los Angeles.

Pelatih Timnas Panjat Tebing Indonesia, Galar Pandu Asmoro, menyebut fokus utama adalah mengukur kesiapan atlet. Kompetisi di Sanya menjadi bagian penting untuk memetakan kekuatan tim menghadapi ajang internasional sesungguhnya.

Pelatih Galar Pandu Asmoro menyebut timnya tidak memasang target spesifik bagi atlet. “Kami tidak memasang target kepada atlet. Hanya saja mereka harus bermain sebaik-baiknya karena Asian Beach Games ini bisa menjadi alat ukur kesiapan kita menghadapi World Climbing Series,” sebut Galar.

Indonesia mengirimkan 22 atlet untuk bertanding dalam ajang olahraga pantai Asia tersebut. Delapan atlet dari panjat tebing, delapan atlet dari bola basket 3×3, dan enam atlet dari bola voli pantai.

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir menyampaikan apresiasi tinggi atas pencapaian Kontingen Indonesia. Semua medali didulang dari panjat tebing, menegaskan posisi panjat tebing Indonesia sebagai kekuatan dunia.

Menpora Erick Thohir menilai keberhasilan ini bukti kerja keras dan dedikasi atlet. Selain itu, dukungan penuh masyarakat Indonesia juga berperan penting melalui doa dan semangat yang tak henti.

“Prestasi ini berkat doa dan dukungan tanpa henti dari masyarakat kepada para atlet kita. Perjuangan mereka luar biasa,” kata Menpora Erick.

Keikutsertaan Indonesia di Asian Beach Games Sanya 2026 menjadi modal penting menatap Asian Games 2026 di Nagoya, Jepang. Hasil ini bukan sekadar capaian jangka pendek, melainkan bagian dari proses panjang membangun kekuatan olahraga nasional.

Redaktur: Wae

Sumber: Kemenpora

pusaran.news: