PUSARAN.NEWS- Pertemuan menteri pemuda dan olahraga se-Asia Tenggara di The Meru Hotel, Bali, Senin (4/5), hasilkan kesepakatan penting. Menpora RI Erick Thohir apresiasi komitmen kerja sama regional dalam forum tersebut.
Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI menginisiasi pertemuan ini melihat tanggung jawab besar para pemimpin. Mereka harus mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan kompleks serta memajukan olahraga kawasan.
Pemuda kini memiliki cara pandang berbeda, hidup di tengah arus informasi tak terbatas serta teknologi. Penyalahgunaan teknologi dapat menjadi pintu masuk pengaruh negatif.
Mereka juga menghadapi himpitan ekonomi dan sempitnya lapangan pekerjaan. Generasi muda sangat peduli kesehatan mental, kesetaraan kesempatan berkarya, dan perubahan iklim.
Pertemuan ini diharapkan memperkuat peran olahraga, bukan hanya sebagai ladang prestasi bangsa. Olahraga juga membentuk karakter pemuda tangguh dan patriotik, serta menggerakkan sektor ekonomi.
Sektor ini menjadi pendulang pertumbuhan ekonomi melalui pengembangan industri olahraga dan pariwisata. Ini membuka peluang lebih luas dari sekadar permainan di lapangan.
Menpora Erick Thohir merasakan pentingnya SEA Ministerial Meeting on Youth and Sports diadakan rutin dua tahun sekali. Setiap negara di Asia Tenggara akan bergantian menjadi tuan rumah acara tersebut.
Isu yang dibahas berkaitan dengan prioritas sektor pemuda dan olahraga. Ini mencakup kesehatan mental, kesempatan kerja, kewirausahaan, peningkatan digital, serta pemberdayaan pemuda.
Menpora Erick Thohir menekankan pentingnya peran olahraga sebagai industri pendorong pertumbuhan ekonomi. Ia melihat peluang pengelolaan olahraga terbuka lebar, melampaui sekadar permainan di lapangan.
“Saat ini olahraga telah berkembang menjadi industri yang mendorong pertumbuhan ekonomi melalui pengembangan olahraga, sport tourism dan sport industry. Sehingga kesempatan untuk mengelola olahraga pun terbuka lebar, lebih dari sekedar permainan di atas lapangan.
Saya yakin melalui pertemuan ini, kita dapat memperkuat kerja sama kita dan memberikan manfaat serta dampak berarti bagi para pemuda dan sektor olahraga di regional kita,” ujar Menpora Erick.
Para delegasi sepakat menjadikan rapat ini pertemuan rutin. Filipina mencalonkan diri sebagai tuan rumah pertemuan selanjutnya guna membahas transformasi SEA Games.
Redaktur: Wae
Sumber: Kemenpora