PUSARAN.NEWS- Menteri Hukum (Menkum RI) Supratman Andi Agtas memuji terobosan besar deregulasi Permenpora Menpora Erick, yakni perubahan 191 Peraturan Menteri Pemuda dan Olahraga menjadi hanya 4 Permenpora. Langkah ini dinilai patut dicontoh kementerian/lembaga lain, disaksikan di Kementerian Hukum, Jakarta, pada Jumat (17/4) lalu.
Pujian Menkum Supratman disampaikan usai menyaksikan langsung penandatanganan deregulasi Permenpora Menpora Erick tersebut. Proses ini berlangsung bersama Sekjen Perundang-undangan Kemenkum di Ruang Rapat Soepomo Lantai 7, Gedung Sekjen, Kementerian Hukum, Kuningan, Jakarta.
“Prestasi yang dilakukan oleh Bapak Menpora adalah sebuah terobosan yang patut dicontoh oleh seluruh kementerian dan lembaga lainnya, yakni melakukan simplifikasi atau kemungkinan unifikasi di masa depan,†ujar Menkum Supratman Andi Agtas. Beliau menilai bahwa penyederhanaan regulasi ini merupakan langkah visioner yang sangat krusial bagi kemajuan tata kelola pemerintahan di Indonesia.
Menkum Supratman melanjutkan, penyusunan 191 peraturan perundang-undangan Permenpora menjadi 4 Permenpora bukanlah perkara yang mudah untuk diwujudkan dalam waktu singkat. Menurutnya, terobosan signifikan ini hanya dapat dilakukan oleh mereka yang betul-betul memahami arah serta kebijakan strategis dari Presiden.
“Terobosan ini hanya bisa dilakukan oleh mereka yang mengerti arah kebijakan Presiden,†jelas Supratman Andi Agtas saat memberikan pandangannya mengenai inisiatif penting tersebut. Ia menambahkan, “Pak Menpora punya kesadaran yang terinternalisasi dalam pemikiran kerangka hukum yang menginginkan peraturan itu tidak berbelit-belit.â€
Supratman Andi Agtas juga menegaskan, “Beliau juga tidak ingin peraturan itu justru mempersulit diri sendiri karena tujuan utamanya adalah bagaimana Indonesia meraih prestasi.†Hal ini mencakup upaya pembinaan atlet sekaligus peningkatan prestasi di tingkat nasional dan dunia secara berkelanjutan.
Kolaborasi erat antara Menpora Erick Thohir dengan Wamenpora Taufik Hidayat dinilai sebagai sinergi kuat yang mampu melahirkan prestasi luar biasa di masa depan. Sinergi ini diharapkan dapat membawa kemajuan signifikan, baik dalam bidang kepemudaan maupun keolahragaan nasional.
“Beliau ini tidak perlu diragukan lagi dan Pak Wamenpora adalah salah satu pahlawan olimpiade, dan sinergi keduanya melahirkan sejarah luar biasa, ini tidak mudah,†tegas Supratman Andi Agtas. “Saya harap kedepan dengan empat Permenpora yang selesai di tandatangani oleh Pak Menpora serta telah diundangkannya Permenpora ini kita akan melihat prestasi atlet-atlet kita maupun pemuda-pemuda kita akan jauh lebih baik lagi.â€
Terkait upaya deregulasi, Menkum Supratman menyampaikan beberapa contoh nyata yang telah Presiden Prabowo lakukan di beberapa sektor unggulan, seperti bidang ketahanan pangan. Inisiatif Presiden ini menunjukkan komitmen kuat dalam penyederhanaan regulasi demi mencapai tujuan strategis nasional yang lebih besar.
“Beberapa hal yang Presiden telah contohkan terkait deregulasi yakni bagaimana beliau telah melakukan upaya sekitar 141 per-UU dibidang ketahanan pangan,†ucap Supratman Andi Agtas. Ia juga menambahkan, “Alhamdulillah hasilnya kelihatan tahun ini Indonesia bisa swasembada pangan,†sebagai bukti nyata keberhasilan kebijakan tersebut.
Secara terpisah, Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Erick Thohir menyambut baik peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) melalui program beasiswa keolahragaan. Beasiswa ini dinilai sangat penting untuk mendukung pendidikan dan masa depan para atlet pelajar setelah mereka tidak lagi aktif bertanding.
Dalam konteks ini, Menpora RI Erick Thohir menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto. Penandatanganan MoU ini bertujuan memperkuat kolaborasi antar kementerian demi masa depan atlet dan pemuda Indonesia.
Redaktur: Wae
Sumber: Kemenpora