Menko PMK Pratikno Genjot Penanganan Bencana dan Vokasi Nasional

Menko PMK Pratikno Genjot Penanganan Bencana dan Vokasi Nasional

PUSARAN.NEWS- Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno pada 5 Maret menegaskan arahan Presiden terkait penanganan bencana di Sumatra. Ia juga menggenjot revitalisasi pendidikan dan pelatihan vokasi secara nasional demi SDM unggul.

Pratikno menekankan pentingnya tanggap darurat yang “Cepat, Tepat, dan Terkoordinasi” untuk bencana di Sumatra. Pemerintah juga berkomitmen memperkuat koordinasi rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.

Upaya tersebut dilakukan dengan prinsip “Build Back Better, Safer, and Sustainable” untuk pemulihan jangka panjang. Menko PMK juga meninjau penanganan darurat longsor di Banjarnegara, sekaligus menyerahkan bantuan.

Di Banjarnegara, pemerintah mengintensifkan upaya evakuasi korban serta penyediaan hunian sementara bagi warga terdampak. Kemenko PMK, melalui Asisten Deputi Penanganan Bencana, turut menggelar Rapat Tim Koordinasi Nasional.

Dalam bidang vokasi, pemerintah mempercepat revitalisasi pendidikan dan pelatihan vokasi untuk meningkatkan kualitas SDM. Menko PMK menekankan integrasi antara suplai dan permintaan sumber daya manusia agar selaras.

Kemenko PMK bersama Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia membentuk Joint Task Force untuk tujuan ini. Pratikno menegaskan, “Saatnya Sinkronisasi Vokasi dengan Industri” untuk menciptakan tenaga kerja kompeten.

Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) juga membuka seleksi terbuka. Ini untuk pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama di lingkungannya untuk tahun 2026.

Selain itu, Kemenko PMK telah mengumumkan hasil akhir seleksi mutasi masuk Pegawai Negeri Sipil di lingkungannya. Sebelumnya, hasil seleksi administrasi dan pelaksanaan wawancara juga telah disampaikan kepada para peserta.

Kemenko PMK juga terlibat dalam seleksi penerimaan calon anggota Dewan Pengawas dan Direksi BPJS Kesehatan. Periode masa jabatan yang akan diisi adalah untuk tahun 2026 hingga 2031.

Redaktur: Wae

Sumber: Menko PMK Pratikno Genjot Penanganan Bencana dan Vokasi Nasional

pusaran.news: