Jembatan Lama Kediri Berusia 157 Tahun, Wali Kota Ajak Rawat Warisan Sejarah

Jembatan Lama Kediri Berusia 157 Tahun, Wali Kota Ajak Rawat Warisan Sejarah

PUSARAN.NEWS- Pemerhati budaya dan sejarah yang tergabung dalam Juru Wotan, bersama jajaran Pemerintah Kota Kediri dan berbagai elemen masyarakat, merayakan hari jadi ke-157 Jembatan Lama Kediri di kawasan jembatan bersejarah tersebut pada Jumat, 14 Maret 2026.

Acara ini diinisiasi oleh Imam Mubarok, peneliti sejarah Jembatan Lama Kediri, dan dimajukan dari tanggal sebenarnya 18 Maret 2026. Pemajuan jadwal dilakukan karena 18 Maret berdekatan dengan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah, guna memastikan partisipasi masyarakat tetap optimal.

Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati, didampingi Wakil Wali Kota Qowimuddin Thoha dan Wakapolres Kediri Kota Kompol Putu Gde Caka Pratyaksa Ratsuko, menegaskan Jembatan Lama bukan sekadar penghubung wilayah. Ia menyebutnya sebagai identitas penting dan saksi perjalanan sejarah serta budaya Kota Kediri selama lebih dari satu setengah abad.

Rangkaian peringatan juga dimeriahkan dengan peluncuran tenun ikat Bandar bermotif Jembatan Lama, karya perajin Slamet Sugiyanto dari Palugada. Motif unik ini kemudian dikenakan dan diperagakan oleh penari Sanggar Tari Gondho Arum dalam tarian Beksan Mangu-Mangu, diiringi musik Saras Swara Indonesia.

“Jembatan Lama ini bukan hanya sekadar jembatan yang menghubungkan dua wilayah, tetapi juga menjadi saksi perjalanan sejarah dan kehidupan masyarakat Kota Kediri,” ujar Vinanda Prameswati, menekankan pentingnya momentum ini untuk merawat warisan yang telah menjadi identitas kota.

Redaktur: Wae

Sumber: Polres Kediri Kota

pusaran.news: