Indonesia Tegaskan Komitmen Gabung CPTPP, Apresiasi Singapura

Indonesia-Singapura Perkuat Sinergi RCEP dan Aksesi CPTPP | Kementerian Perdagangan Republik Indonesia

PUSARAN.NEWS- Wakil Menteri Perdagangan RI Dyah Roro Esti Widya Putri bertemu Wakil Perdana Menteri Singapura Gan Kim Yong di sela AEM Retreat Taguig, Filipina, Jumat (13/3). Pertemuan penting ini membahas dukungan RCEP dan menegaskan komitmen Indonesia untuk aksesi Comprehensive and Progressive Agreement for Trans-Pacific Partnership (CPTPP).

Wamendag Roro mengapresiasi inisiatif Singapura bersama Asia Competitiveness Institute (ACI) yang menyelenggarakan konferensi RCEP pada 9–11 Februari 2026. Indonesia juga mengharapkan dukungan Singapura untuk prioritas Komite Bersama RCEP (RJC) di bawah Work Programme 2026.

Wamendag Roro menjelaskan, “Indonesia mengapresiasi inisiatif Singapura terkait konferensi RCEP bulan lalu. Wawasan yang dihasilkan dari konferensi tersebut dapat menjadi masukan berharga untuk meningkatkan implementasi RCEP dan persiapan General Review 2027.” Beliau didampingi Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional Djatmiko Bris Witjaksono dalam pertemuan tersebut.

Wamendag Roro juga menegaskan komitmen Indonesia untuk aksesi Comprehensive and Progressive Agreement for Trans-Pacific Partnership (CPTPP). Langkah ini merupakan bagian penting dari agenda transformasi ekonomi nasional yang lebih luas.

Indonesia memandang CPTPP sebagai kerangka kerja berstandar tinggi yang memperkuat perdagangan berbasis aturan di Indo-Pasifik. Minat bergabung ini mencerminkan pertimbangan pasar dan kesiapan untuk menyesuaikan diri dengan disiplin perdagangan maju.

Wamendag Roro mengungkapkan, “Indonesia sepenuhnya mengakui komitmen prinsip Singapura untuk menjaga standar tinggi dan kredibilitas CPTPP. Kami memahami, proses aksesi membutuhkan pertimbangan yang cermat dan disiplin, dan kami menjalankan proses ini dengan serius dan berkomitmen jangka panjang.” Pernyataan ini menegaskan keseriusan Indonesia dalam proses aksesi.

Indonesia siap terlibat konsultasi bilateral lebih mendalam untuk memahami area yang memerlukan klarifikasi. Wamendag Roro meyakini, artikulasi jelas disiplin prioritas akan memungkinkan respons terfokus dan terukur.

Indonesia dan Singapura adalah dua ekonomi utama ASEAN yang memiliki interdependensi ekonomi kuat. Keduanya memiliki kepentingan bersama dalam memastikan arsitektur perdagangan regional tetap terbuka, kredibel, dan berorientasi masa depan.

Jalur aksesi transparan akan memperkuat posisi CPTPP di Asia Tenggara dan menambah bobot strategisnya. Wamendag Roro berharap, kerja sama erat dengan Singapura memastikan diskusi selanjutnya menjunjung standar dan memberikan kejelasan.

Indonesia telah secara resmi mengajukan permohonan aksesi CPTPP pada 19 September 2024. Proses ini menunjukkan keseriusan negara dalam integrasi ekonomi global.

Redaktur: Wae

Sumber: Kemendag

pusaran.news: