Indonesia Singapura Pererat Kerja Sama Kepemudaan Keolahragaan
- account_circle pusaran.news
- calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
- print Cetak

Menpora RI, Erick Thohir melakukan MoU bersama Acting Minister for Culture, Community and Youth, David Neo, dalam rangkaian Southeast Asia Ministerial Meeting on Youth and Sports 2026 di Sanur, Bali,
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
PUSARAN.NEWS- Pemerintah Indonesia dan Singapura resmi memperkuat pilar youth diplomacy, menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) bidang kepemudaan dan keolahragaan. Penandatanganan dilakukan Menpora Erick Thohir bersama Acting Minister David Neo di Sanur, Bali, Senin (4/5), dalam rangkaian SEAMMYS 2026.
Penandatanganan MoU ini bertujuan mempererat kerja sama kedua negara dalam meningkatkan ketahanan dan daya saing generasi muda. Hal ini sejalan pokok pikiran David Neo bertajuk “Strengthening Youth Resilience and Supporting Success in the AI Age” pada pertemuan tingkat menteri.
Dalam presentasinya, David Neo menekankan pentingnya membangun ketangguhan pemuda di tengah dunia penuh ketidakpastian. Beliau juga menggarisbawahi perlunya pemberdayaan generasi muda memanfaatkan teknologi kecerdasan artifisial (AI) serta menciptakan lingkungan daring yang aman.
Menpora Erick Thohir menegaskan kolaborasi ini merupakan langkah konkret meningkatkan kualitas kerja sama Indonesia. “Kerja sama ini adalah wujud nyata youth diplomacy Indonesia untuk memastikan pemuda Indonesia menjadi pemuda yang gigih di kancah global.”
Beliau menambahkan, “Melalui kerjasama dengan Singapura, kita ingin mencetak pemimpin masa depan yang adaptif terhadap teknologi serta memiliki jiwa empati dengan pengabdian sosial yang tinggi.” Pernyataan ini menunjukkan visi jangka panjang kedua negara.
Berdasarkan MoU tersebut, kedua negara berkomitmen memperluas kolaborasi pemberdayaan pemuda, kewirausahaan, kepemimpinan, dan aksi kesukarelawanan. Sinergi antarorganisasi kepemudaan serta penciptaan ekosistem digital aman menjadi fokus utama, sejalan visi ketahanan digital David Neo.
Sinergi ini memiliki nilai strategis mengingat posisi Singapura sebagai peringkat pertama Global Youth Development Index (YDI) 2023. Di samping fokus kepemudaan, MoU juga mencakup akselerasi prestasi olahraga melalui integrasi sport science dan teknologi olahraga.
Penguatan youth diplomacy ini diharapkan menciptakan people-to-people connectivity lebih erat untuk mencetak generasi pemimpin serta atlet unggulan. Sebelumnya, Menpora Erick Thohir juga menyaksikan penandatanganan kesepakatan FIBA dan MILO Indonesia pada Rabu (6/5).
Pertemuan tingkat tinggi SouthEast Asia Ministerial Meeting on Youth and Sports (SEAMMYS) 2026 di The Meru, Bali, telah usai. Acara ini menjadi wadah penting bagi kerja sama regional di bidang kepemudaan dan keolahragaan.
Redaktur: Wae
Sumber: Kemenpora
- Penulis: pusaran.news
