PUSARAN.NEWS- Polsek Meureubo memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok di pasar tradisional Kecamatan Meureubo, Aceh Barat, pada Minggu (29/03/2026). Monitoring pukul 10.00 WIB menunjukkan harga minyak goreng curah Rp35.000/liter, cabai merah Rp35.000/kg, dan cabai rawit Rp45.000/kg, semuanya dalam kondisi stabil dan stok mencukupi.
Kegiatan ini merupakan langkah preventif kepolisian untuk mengantisipasi potensi kelangkaan atau lonjakan harga bahan pokok. Monitoring menyasar toko kelontong dan pedagang di pasar tradisional wilayah Meureubo, Kabupaten Aceh Barat.
Kapolsek Meureubo, Iptu Bagus Erdyanthoro, S.H., menegaskan monitoring ini komitmen Polri menjaga stabilitas kebutuhan pokok masyarakat. Kehadiran personel juga sebagai pengawasan distribusi agar terhindar dari praktik penimbunan atau spekulasi harga.
Pengecekan langsung di salah satu toko kelontong Desa Meureubo menemukan ketersediaan minyak goreng curah cukup dengan harga Rp35.000 per liter. Cabai merah terpantau tersedia Rp35.000 per kilogram, sementara cabai rawit berada pada kisaran harga Rp45.000 per kilogram.
Personel juga berdialog dengan pedagang, memastikan pasokan barang dan dinamika harga berjalan lancar tanpa kendala berarti. Pedagang diimbau menjaga stabilitas harga dan tidak merugikan masyarakat, sementara masyarakat diminta berbelanja bijak.
Secara keseluruhan, kegiatan monitoring ini mendapat sambutan positif dari pedagang maupun masyarakat, yang merasa terbantu dengan kehadiran aparat kepolisian. Situasi di wilayah hukum Polsek Meureubo terpantau aman dan terkendali selama kegiatan berlangsung.
Redaktur: Wae
Sumber: Tribratanews