ESDM Pastikan Distribusi BBM LPG Sintang Kembali Normal
- account_circle pusaran.news
- calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
- print Cetak

ESDM Pastikan Distribusi BBM LPG Sintang Kembali Normal
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
PUSARAN.NEWS- Kekhawatiran warga Sintang terkait antrean BBM dan LPG 3 kg direspons cepat Kementerian ESDM. Direktur Jenderal Migas Laode Sulaeman memantau langsung Pontianak pada Selasa (17/2) guna memastikan pasokan energi kembali normal.
Laode Sulaeman menegaskan komitmen pemerintah untuk memastikan pasokan energi tersedia dan distribusi lancar bagi masyarakat. “Kami hadir langsung di Pontianak untuk memastikan penanganan berjalan cepat dan tepat; kita harus memastikan masyarakat itu mendapatkan pelayanan yang terbaik dan solusi yang cepat,” jelasnya.
Pasokan BBM dan LPG di Kalimantan Barat didukung Integrated Terminal Pontianak, Fuel Terminal Sintang, serta Ketapang. Jaringan distribusi mencakup 151 SPBU, 116 agen LPG Tabung 3 kilogram, 4.280 pangkalan LPG, dengan total kapasitas 526.479 kiloliter BBM dan 7.720 metrik ton LPG.
Gangguan operasional jobber di Sanggau dan pendangkalan alur Sungai Melawi memengaruhi kelancaran penyaluran BBM ke sejumlah daerah, khususnya di Sintang. Ditjen Migas mitigasi dengan optimalkan suplai dari Integrated Terminal Pontianak, sumber daya manusia, menambah armada mobil tangki dari wilayah lain, serta 4 titik peristirahatan.
Pemerintah terus memantau kondisi lapangan dan memastikan seluruh pemangku kepentingan mengambil langkah konkret untuk mempercepat normalisasi distribusi energi. “Kami memastikan bahwa pasokan BBM dan LPG tetap tersedia, dan langkah-langkah mitigasi terus dilakukan untuk mempercepat distribusi ke wilayah terdampak,” tegas Laode.
Upaya percepatan distribusi juga dilakukan melalui optimalisasi armada mobil tangki yang tersedia, termasuk pemanfaatan eksisting dan penambahan charter. Wilayah Kalimantan didukung oleh 739 unit mobil tangki BBM dan 104 unit skid tank LPG, siap melayani distribusi energi ke masyarakat dan sektor industri.
Berbagai upaya ini membuat pemerintah optimistis pasokan BBM dan LPG Tabung 3 kilogram di Sintang serta wilayah Kalimantan Barat lainnya dapat segera kembali normal. Kehadiran langsung Pemerintah di lapangan membuktikan komitmen dalam memastikan ketersediaan energi bagi masyarakat dan menjaga ketahanan energi nasional berkelanjutan.
Redaktur: Wae
Sumber: ESDM
- Penulis: pusaran.news
