Ekonomi Indonesia Tangguh, Manufaktur Terus Ekspansif

PUSARAN.NEWS- Ekonomi Indonesia tangguh menunjukkan kinerja ekspansif pada Februari 2026, tercermin dari Purchasing Managers’ Index (PMI) Manufaktur yang mencapai 53,8. Angka ini meningkat signifikan dari 52,6 pada Januari 2026, menandakan penguatan sektor manufaktur.

Pemerintah terus mengoptimalkan peran fiskal sebagai instrumen stabilisasi dan stimulus ekonomi di tengah dinamika global. Sepanjang 2025, perekonomian nasional tetap tangguh dan menjadi landasan kuat untuk pertumbuhan.

Kinerja manufaktur Indonesia yang ekspansif turut menopang ketahanan ekonomi pada 2025. Neraca perdagangan surplus dan inflasi terkendali menjadi bukti momentum positif yang berkelanjutan.

Momentum pertumbuhan ekonomi Indonesia berhasil dipertahankan pada triwulan III 2025 di level 5,04% (yoy). Indikator positif lainnya termasuk PMI manufaktur yang ekspansif hingga Desember 2025.

Aktivitas manufaktur nasional telah menunjukkan perbaikan sejak Juli 2025, dengan PMI Manufaktur tercatat 49,2, naik dari 46,9. Satgas Percepatan Program Strategis Pemerintah (P2SP) juga menggelar Sidang Debottlenecking pada 24 Februari 2026.

Langkah strategis pemerintah meliputi penyampaian Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM PPKF) Tahun 2026 pada 20 Mei 2025. Kebijakan ini bertujuan menjaga pertumbuhan ekonomi tetap tinggi dan berkelanjutan di masa mendatang.

Redaktur: Wae

Sumber: Kemenkeu

pusaran.news:
Related Post