Dirjen Migas Pastikan Distribusi Energi Jawa Barat Aman Jelang RAFI
- account_circle pusaran.news
- calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
- print Cetak

*Kunjungi Kilang Balongan, Kementerian ESDM Pastikan Stok BBM dan LPG Periode Lebaran Aman*
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
PUSARAN.NEWS- Direktur Jenderal Migas Laode Sulaeman dan Ketua Posko Nasional Sektor ESDM Erika Retnowati kunjungi RU VI Balongan.
Tinjauan di Indramayu, Kamis (12/3), memastikan distribusi energi RAFI Jawa Bagian Barat aman jelang periode 2026.
Laode Sulaeman menegaskan stok energi RAFI 2026 di Jawa Bagian Barat dalam kondisi aman.
“Baik itu untuk crude oil, kemudian juga untuk stok BBM, LPG, semua tersedia dan masyarakat tidak perlu panik dengan kondisi saat ini,” ujar Laode di Indramayu, Jawa Barat, Kamis (12/3).
Laode juga menambahkan, Pertamina telah berinovasi dengan pemanfaatan BBM optimal sesuai kebutuhan.
“Dan juga kita melakukan suatu inovasi-inovasi antara lain dengan pemanfaatan BBM yang optimal sesuai dengan kebutuhan,” tambahnya.
Untuk optimalkan distribusi energi, PT Pertamina (Persero) sediakan infrastruktur pendukung mobilitas mudik.
Di Regional Jawa Bagian Barat (RJBB) telah tersedia 1.620 SPBU, 439 Pertashop, 2.331 Agen LPG, 206 SPBE, dan 2 Agen minyak tanah.
Laode juga menyoroti penyediaan servis tambahan Pertamina saat pelaksanaan RAFI.
“Di saat nanti pelaksanaan RAFI, juga Pertamina juga melakukan penyediaan servis-servis tambahan seperti motoris, kemudian posko-poskonya ditambah fasilitas-fasilitas yang biasanya tidak dilaksanakan di musim-musim atau hari-hari biasanya,” tambahnya.
Pertamina menyediakan 427 SPBU beroperasi 24 jam dan 2.180 Agen LPG Siaga.
Mereka juga menyiapkan 18 titik layanan BBM & Kiosk Pertamina Siaga serta 52 Motorist/PDS BBM.
Layanan lain mencakup 563 agen PDS Bright Gas dan 62 mobil tangki standby di SPBU.
Ditambah 11 Serambi MyPertamina, menyediakan istirahat, mini klinik, area bermain anak, dan layanan kendaraan.
Data 9 Maret-1 April 2026 proyeksi kenaikan permintaan bensin 9,6% di Jawa Barat karena mobilitas mudik.
Permintaan Avtur naik tipis 0,5%, dan LPG meningkat 2,86% akibat aktivitas rumah tangga Ramadan.
BBM Industri diproyeksikan naik 7,9% selama periode yang sama.
Namun, permintaan solar turun 27,3% karena pembatasan operasional kendaraan logistik saat arus mudik-balik.
Refinery Unit (RU) VI Balongan miliki kapasitas pengolahan kilang 150 ribu barel stream per day (MBSD).
Kilang ini ber-Nelson Complexity Index (NCI) 11,9, menjadikannya unit pengolahan minyak mentah terkompleks di Indonesia.
Sebanyak 82% produk Kilang Balongan didistribusikan ke Jakarta dan Jawa Barat.
Distribusi meliputi Integrated Terminal Balongan, Fuel Terminal Cikampek, dan Integrated Terminal Jakarta (Plumpang).
Redaktur: Wae
Sumber: ESDM
- Penulis: pusaran.news
