Curanmor Touna: 3 Motor Disita, Pelaku Ditembak

Curanmor Touna: 3 Motor Disita, Pelaku Ditembak

PUSARAN.NEWS- Tim Resmob Satreskrim Polres Tojo Una-Una berhasil meringkus pelaku spesialis pencurian kendaraan bermotor (curanmor) berinisial HL (37) di Kelurahan Uentanaga Atas pada Rabu (18/3/2026) dini hari. Pelaku yang beraksi di tiga lokasi berbeda di Kecamatan Ratolindo antara 12 hingga 16 Maret 2026 ini terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas di kaki saat mencoba kabur dari petugas.

Kasat Reskrim Polres Tojo Una-Una, AKP Syarif, menjelaskan pada Jumat (20/3/2026) bahwa tersangka HL merupakan pemain tunggal yang jeli melihat peluang. Modus operandi yang digunakan selalu sama, yakni mengincar sepeda motor yang kuncinya masih terpasang karena kelalaian pemiliknya.

Aksi pertama dilakukan pada 12 Maret di Jalan Santigi, di mana motor milik Sitti Hajar dijual seharga Rp 2 juta di Bunta. Tak berselang lama, pada 13 Maret, HL kembali menggasak motor milik Iwan di Jalan Moh.

Hatta yang dijualnya senilai Rp 3,5 juta di wilayah Simpang Raya.

Aksi terakhirnya terjadi pada 16 Maret di sebuah bengkel di Jalan Tanjung Kramat, di mana motor hasil curiannya dijual dengan harga Rp 7 juta. Perburuan terhadap HL dimulai setelah Tim Opsnal melakukan olah TKP dan mengidentifikasi ciri-ciri pelaku, hingga akhirnya diringkus pada Rabu dini hari (18/3/2026) sekitar pukul 03.45 WITA di Kelurahan Uentanaga Atas.

Namun, saat tim melakukan pengembangan untuk mencari barang bukti di Kabupaten Banggai, tersangka mencoba mengelabui petugas dan melarikan diri ke arah perkebunan warga. Tim sudah memberikan tembakan peringatan sebanyak tiga kali ke udara, namun tidak diindahkan sehingga dilakukan tindakan tegas terukur menyasar kaki kiri tersangka.

Setelah berhasil diamankan kembali, HL langsung dilarikan ke RSUD Ampana untuk mendapatkan perawatan medis sebelum dijebloskan ke sel tahanan. Dalam operasi ini, Polisi berhasil mengamankan tiga unit sepeda motor merk Yamaha, satu unit Mio Sporty dan dua unit Fino yang sempat dijual tersangka ke penadah.

“Kami ingatkan kembali, pastikan kunci motor dicabut dan gunakan kunci ganda. Kejahatan terjadi bukan hanya karena niat pelaku, tapi juga karena adanya kesempatan,” pungkas AKP Syarif.

Redaktur: Wae

Sumber: Tribratanews

pusaran.news: