PUSARAN.NEWS- Jakarta – Sejumlah bupati menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap program strategis Kementerian Pertanian (Kementan). Program cetak sawah dan bioenergi di bawah Menteri Andi Amran Sulaiman dinilai berdampak nyata bagi daerah.
Bupati Konawe Selatan, Irham Kalenggo, menegaskan program cetak sawah berhasil meningkatkan produksi pangan wilayahnya. Produksi beras di sana naik signifikan dari kurang dari 150 ribu ton menjadi sekitar 180 ribu ton per tahun.
Bupati Irham Kalenggo mengapresiasi hasil program cetak sawah, menyatakan, “Ini sangat baik sekali. Produksi kami meningkat signifikan, bahkan gudang-gudang saat ini penuh dengan beras.” Ia menambahkan, “Ini bukti bahwa program cetak sawah yang dijalankan Kementerian Pertanian sangat berhasil,” ujarnya di Kementan pada Rabu (15/4).
Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan turut mengajukan tambahan program cetak sawah seluas 2.500 hektare yang kini berstatus Calon Petani Calon Lahan (CPCL). Pihaknya juga mengusulkan pengembangan komoditas perkebunan kakao seluas 6.000 hektare dan kelapa dalam 5.000 hektare.
Irham juga menyampaikan kebutuhan dukungan sarana prasarana pertanian, meliputi jaringan irigasi dan alat mesin pertanian (alsintan) seperti traktor. Pemanfaatan teknologi modern seperti drone dan infrastruktur jalan perkebunan juga diperlukan untuk memperlancar distribusi hasil petani.
“Alhamdulillah, Bapak Menteri menyanggupi untuk memberikan bantuan kepada kami,” ujar Irham. Ia melanjutkan, “Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan dukungan yang diberikan kepada petani Konawe Selatan.”
Sementara itu, Ketua Asosiasi Daerah Penghasil Kelapa Sawit yang juga Bupati Penajam Paser Utara, Mudyat Noor, menegaskan dukungan kuat pemerintah daerah. Dukungan tersebut diberikan terhadap program pengembangan bioenergi nasional guna memperkuat ketahanan energi.
Mudyat Noor menegaskan, “Kami mendukung penuh program Bio50 karena ini sangat penting untuk memperkuat ketahanan energi nasional.” Pernyataan ini menunjukkan komitmen daerah terhadap inisiatif energi berkelanjutan.
Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menegaskan keberhasilan pembangunan sektor pertanian dari kolaborasi seluruh pihak. Dukungan aktif pemerintah daerah menjadi kunci utama peningkatan produksi pangan dan pengembangan energi berbasis pertanian.
Mentan Andi Amran Sulaiman menegaskan, “Membangun pertanian tidak bisa dilakukan sendiri oleh pemerintah pusat.” Ia menekankan, “Dukungan dan keterlibatan aktif para kepala daerah menjadi kunci utama keberhasilan program, baik dalam peningkatan produksi pangan maupun pengembangan energi berbasis pertanian.”
Audiensi ini membuktikan kuatnya sinergi pusat dan daerah dalam mendorong pembangunan sektor pertanian dan perkebunan. Dukungan ini diharapkan mempercepat peningkatan produksi, memperkuat ketahanan pangan, serta kemandirian energi nasional berkelanjutan.
Redaktur: Wae
Sumber: Kementan