BPOM Sidak SPPG Medan Awasi Mutu Makan Bergizi Gratis

Kepala BPOM Serukan Dapur MBG di Medan Terapkan Budaya Keamanan Pangan | Badan Pengawas Obat dan Makanan

PUSARAN.NEWS- Kepala BPOM Taruna Ikrar melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Medan Barat Silalas 1 di Medan, Jumat (8/5/2026). Sidak ini bertujuan memastikan keamanan dan mutu pangan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sesuai standar.

Taruna Ikrar didampingi Deputi Bidang Pengawasan Pangan Olahan Elin Herlina, Direktur Pengawasan Produksi Pangan Olahan Sondang Widya E.S, dan Direktur Registrasi Pangan Olahan Sintia Ramadhani. Turut hadir Kepala Balai Besar POM di Medan Mojaza Sirait, Kepala Balai POM di Tanjung Balai Yanti Agustini, serta Kepala Loka POM di Toba Tumiur Gultom.

Tim BPOM melakukan pemeriksaan langsung terhadap proses penyiapan makanan, sanitasi, hingga tata kelola keamanan pangan di dapur MBG. Dapur ini melayani lebih dari 2.000 penerima manfaat program MBG setiap harinya.

Kepala BPOM Taruna Ikrar mengapresiasi tim SPPG Medan Barat Silalas sebagai garda terdepan penyedia makanan bergizi bagi masyarakat. SPPG ini melayani peserta didik dan kelompok rentan 3B, meliputi balita, ibu hamil, serta ibu menyusui.

SPPG Medan Barat Silalas 1 juga mendapat sorotan positif karena telah memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). Selain itu, mereka memiliki juru masak profesional atau chef yang sudah tersertifikasi.

“BPOM memastikan setiap tahapan Program Makan Bergizi Gratis memenuhi standar keamanan pangan yang ditetapkan,” ujar Taruna Ikrar. “Pengawasan ini adalah langkah preventif agar manfaat gizi diterima optimal dan mencegah keracunan pangan.”

Inspeksi BPOM bukan hanya pengawasan administratif, tetapi juga pembinaan langsung di lapangan bagi setiap SPPG. Tujuannya agar SPPG konsisten menerapkan standar keamanan pangan, termasuk memaksimalkan peran Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI).

“Kami mengawal program MBG dengan memastikan prosedur penyiapan makanan sesuai ajaran kami kepada para SPPI,” kata Taruna Ikrar. “SPPG ini telah melaksanakannya sesuai dengan prosedur yang telah diajarkan.”

BPOM juga memastikan kandungan gizi makanan yang disajikan sesuai kebutuhan penerima manfaat program MBG. Dalam inspeksi itu, tim meninjau menu seperti nasi daun jeruk, telur balado, tumis wortel kacang panjang, tempe goreng tepung, dan buah salak.

“Nilai gizi harus memenuhi kebutuhan protein, karbohidrat, dan buah-buahan bagi penerima manfaat,” ujarnya. “Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama BPOM dengan Badan Gizi Nasional dalam mendukung Program Makan Bergizi Gratis.”

SPPG Medan Barat Silalas 1 dikelola oleh Yayasan Sabda Peduli Gizi, melayani 2.300 penerima manfaat. Dapur MBG ini mulai beroperasi sejak 1 November 2025 dan merupakan bangunan baru.

Redaktur: Wae

Sumber: BPOM

pusaran.news: