PUSARAN.NEWS- Kepala BPOM Taruna Ikrar membuka “Gema Aksi Layanan Kepegawaian dalam rangka Peningkatan Literasi (Galaksi) Ekspo” di Kantor BPOM, Jakarta. Acara ini berlangsung Kamis (12/3/2026) untuk meningkatkan literasi SDM dan keuangan ASN BPOM.
Pembukaan acara turut dihadiri oleh Direktur Hilirisasi Hasil Hortikultura Kementerian Pertanian Freddy. Hadir pula Kepala Biro Sumber Daya Manusia (SDM) BPOM Irwansyah mendampingi Kepala BPOM.
Kepala BPOM Taruna Ikrar menekankan pentingnya literasi finansial individu di tengah kondisi ekonomi global. Ia menegaskan, “Kemampuan memaksimalkan sumber penghasilan serta mengelola pengeluaran dan keuangan harus dimiliki oleh setiap individu, apalagi di tengah tekanan ekonomi, kondisi geopolitik yang sangat dinamis, dan berbagai ketidakpastian.”
Taruna Ikrar menyebut Galaksi Ekspo vital bagi pegawai memahami hak dan kewajiban aparatur. Ia berharap pegawai merencanakan karier, mengelola keuangan bijak, serta mempersiapkan masa depan matang dan terencana.
Kegiatan ini melibatkan narasumber dari sejumlah mitra strategis BPOM seperti Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), PT Dana Tabungan dan Asuransi Pegawai Negeri (PT Taspen), dan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Mereka diharapkan memberikan pemahaman komprehensif mengenai perencanaan dan pengelolaan keuangan pegawai.
Mitra strategis lainnya meliputi Mandiri Taspen, Bank Mandiri, Bank Syariah Indonesia (BSI), dan Pegadaian. Taruna Ikrar menambahkan, “Selain itu, agar pegawai dapat memastikan pemenuhan kebutuhan, seperti zakat, jaminan sosial ASN, investasi, biaya pendidikan anak, hingga ibadah haji atau umrah.”
Narasumber dari Baznas membahas pembayaran dan penyaluran zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Pemahaman ZIS ini penting untuk pemenuhan kewajiban sosial dan keagamaan ASN.
PT Taspen memberikan informasi terkait jaminan sosial bagi ASN, meliputi Program Pensiun dan Tabungan Hari Tua. Selain itu, mereka juga menjelaskan Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian.
BPJS Kesehatan mengulas tentang pentingnya jaminan kesehatan bagi ASN secara komprehensif. Mandiri Taspen turut mengulas produk investasi dan fasilitasi usaha bagi pegawai yang akan memasuki masa pensiun.
Pada kesempatan berbeda, Badan POM juga mengeluarkan imbauan penting pada 13 Maret 2026. Imbauan ini terkait indikasi peningkatan upaya penipuan yang mengatasnamakan layanan e-Sertifikasi.
Pengguna layanan diimbau untuk tidak menindaklanjuti informasi atau permintaan yang mencurigakan. Mereka wajib segera melakukan konfirmasi melalui kanal layanan resmi Badan POM.
Redaktur: Wae
Sumber: BPOM