BNPB Bahas Logistik Kemanusiaan dalam Seminar Nasional Unisa
- account_circle pusaran.news
- calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
- print Cetak

Foto: Seminar nasional dengan tema "Memahami Logistik Kemanusiaan melalui Pendekatan Komprehensif, yang dihadiri Deputi Bidang Sistem dan Strategi BNPB Dr. Raditya Jati pada Kamis (23/4) di Universita
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
PUSARAN.NEWS- Dr. Raditya Jati dari BNPB memimpin seminar “Memahami Logistik Kemanusiaan” di Unisa, Kamis (23/4). Acara ini kolaborasi Unisa, BNPB, SIAP SIAGA, dan MDMC.
Logistik tak terpisahkan dari operasi darurat bencana, menjadi topik utama seminar nasional. Manajemen logistik kemanusiaan krusial di setiap fase, mencakup rantai pasok dan gudang.
Raditya Jati menyebut BNPB berfungsi di prabencana, tanggap darurat, dan pascabencana. Ini termasuk pelaksanaan manajemen logistik dan peralatan.
“Pengalaman bencana siklon Senyar di Sumatera telah berdampak sangat masif sehingga dibentuk pos pendamping nasional dukungan logistik di Halim, Jakarta,” tutur Deputi BNPB. Pos tersebut mengoordinasikan logistik tiga provinsi.
Pos di Halim mendistribusikan lebih dari 1.700 ton logistik ke Aceh, Sumut, dan Sumbar. Pengiriman ini penting menjamin pemenuhan kebutuhan warga terdampak.
Melalui seminar, Raditya Jati berharap ada rekomendasi kebijakan bagi pemerintah dan mitra. Ini tingkatkan tata kelola logistik, khususnya di fase kedaruratan.
Tema ‘Memahami Logistik Kemanusiaan’ bertujuan memperkuat kemitraan dan kapasitas institusional. Ini advokasi pentingnya logistik kemanusiaan bagi ketangguhan masyarakat.
Seminar diawali sambutan Wakil Rektor IV Unisa Dr. Muh. Ali Imron. Unisa membentuk PSPKB untuk berkontribusi meningkatkan kehidupan masyarakat hadapi bencana.
Ketua Lembaga Resiliensi Bencana MDMC Budi Setiawan menegaskan pentingnya belajar dari pengalaman bencana. Logistik kemanusiaan sangat krusial dalam respons bencana.
Perwakilan Kedutaan Besar Australia Catherine Meehan turut hadir dalam seminar nasional tersebut. Ia mengharapkan seminar ini dapat memberikan hasil positif.
Redaktur: Wae
Sumber: BNPB
- Penulis: pusaran.news
