Basarnas Paparkan Evaluasi APBN 2025 & Rencana 2026 ke DPR
- account_circle pusaran.news
- calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
- print Cetak

Basarnas Paparkan Evaluasi APBN 2025 & Rencana 2026 ke DPR
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
PUSARAN.NEWS- Komisi V DPR RI menyelenggarakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Basarnas dan BMKG di Jakarta, Rabu (28/01/2026). RDP ini membahas evaluasi APBN Basarnas 2025 serta rencana program 2026 untuk kinerja optimal.
Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii melaporkan penyerapan anggaran 2025 mencapai 97,87% atau Rp 1.465.724.947.000. Angka ini merupakan bagian penting dari evaluasi APBN Basarnas yang disampaikan.
Meskipun ada dinamika efisiensi, Basarnas berhasil memperoleh relaksasi signifikan, menyisakan blokir efektif Rp 9.881.423.000 dari pagu awal Rp 1.497.578.812.000. Sepanjang 2025, Basarnas menangani 2.766 operasi SAR, melibatkan 16.996 korban.
Persentase keberhasilan evakuasi korban pencarian dan pertolongan mencapai 95,46% dari target 98% di tahun 2025. Untuk TA 2026, Basarnas mengusulkan pagu anggaran Rp 1.553.675.969.000, fokus penguatan teknologi dan infrastruktur vital.
Proyek prioritas meliputi pengadaan peralatan pencarian bawah air terintegrasi dan revitalisasi infrastruktur teknologi informasi. Basarnas juga merencanakan pembangunan prasarana SDM SAR, seperti asrama wanita di Balai Pelatihan SDM SAR.
Kabasarnas menyampaikan operasi SAR Pesawat Smart Air jenis Caravan PK-SNS yang mendarat darurat di Perairan Nabire, Papua Tengah. Ia juga melaporkan perkembangan hari keempat operasi SAR longsor di Desa Pasirlangu, Bandung Barat.
Komisi V DPR RI mengapresiasi kinerja optimal Basarnas dan BMKG dalam penyerapan anggaran serta pelaksanaan tugas fungsi utama di 2025. DPR RI berkomitmen memperjuangkan usulan penyesuaian alokasi anggaran 2026 sesuai mekanisme RUU APBN.
Redaktur: Wae
Sumber: Detil Berita
- Penulis: pusaran.news
