Tim SAR Lanjutkan Pencarian Dua Pendaki Hilang di Gunung Dukono
- account_circle pusaran.news
- calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
- print Cetak
![Tim SAR Lanjutkan Pencarian Dua Pendaki Hilang di Gunung Dukono [UPDATE] Penanganan Erupsi Gunung Api Dukono: Dua WNA Masih Dalam Pencarian](https://pusaran.news/wp-content/uploads/2026/05/tim-sar-lanjutkan-pencarian-dua-pendaki-hilang-di-gunung-dukono.webp)
Foto: Tim SAR gabungan berada di Pos 5 pendakian Gunung Api Dukono untuk mencari dan mengevakuasi dua WNA yang masih dalam pencarian pada peristiwa erupsi Gunung Api Dukono di Halmahera Utara, Maluku
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
PUSARAN.NEWS- Tim SAR gabungan dan BPBD Halmahera Utara pada Jumat (8/5) terus mencari dua pendaki asing yang hilang akibat erupsi Gunung Dukono. Sebanyak 14 dari total 20 pendaki berhasil dievakuasi dengan selamat di Halmahera Utara, Maluku Utara.
Pendataan sementara mencatat 20 pendaki berada di kawasan gunung, terdiri dari sembilan WNA Singapura, tiga warga Ternate, dan delapan warga lokal. Hingga saat ini, 14 orang telah ditemukan selamat, termasuk tujuh WNA dan tujuh WNI.
Korban selamat WNA meliputi T.Y.M.E. (L, 30), O.S.S.
(P, 37), P.L. (P, 33), L.H.E.I.
(P, 31), T.J.Y.G. (P, 30), L.Y.X.V.
(P, 30), dan L.S.D. (L, 29).
Seluruhnya adalah warga negara Singapura yang berhasil dievakuasi tim gabungan.
Sementara itu, korban selamat WNI terdiri dari B.B. (L, 24), Y.
(L, 23), S. (L, 26), A.
(L, 22), H. (L, 26), F.N. (P, 27), serta R.I.
(P, 29). Mereka semua telah berhasil dievakuasi dari area terdampak erupsi Gunung Dukono.
Hingga Jumat siang, dua pendaki WNA masih dalam pencarian intensif oleh tim SAR gabungan di lokasi. Mereka adalah H.W.Q.T.
(L, 30) dan S.M.B.A.H. (L, 27) yang belum berhasil ditemukan.
Operasi pencarian sempat dihentikan pukul 14.10 WIB demi keselamatan personel di lapangan. Penghentian terjadi akibat potensi lontaran lava pijar hingga 1,5 kilometer dari puncak kawah, demikian informasi dari Pengamat Gunung Api Dukono.
Seluruh tim evakuasi dilaporkan berada di Pos 5 menunggu kondisi vulkanik aman, lalu pencarian dilanjutkan pukul 15.25 WIB. Tim SAR gabungan dibagi menjadi dua titik pencarian berdasarkan laporan Kepala Pelaksana BPBD Halmahera Utara.
Tim pertama, dipimpin Kalaksa BPBD Halmahera Utara, menyisir jalur pendakian sekitar 500 meter dari puncak gunung. Tim ini menggunakan drone untuk memantau kondisi udara, meningkatkan keamanan dan efektivitas pencarian di tengah aktivitas erupsi fluktuatif.
Tim kedua melakukan penyisiran di wilayah aliran sungai dekat kawasan puncak gunung. Upaya ini difokuskan untuk menemukan dua WNA yang hingga kini masih dinyatakan hilang.
Redaktur: Wae
Sumber: BNPB
- Penulis: pusaran.news
