Cuaca Ekstrem Cilacap, BNPB Laporkan Belasan Rumah Rusak
- account_circle pusaran.news
- calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
- print Cetak

Foto: Kondisi rumah warga yang terdampak cuaca ekstrem di Kabupaten Cilacap, Provinsi Jawa Tengah (25/4). (BPBD Kabupaten Cilacap
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
PUSARAN.NEWS- BNPB melaporkan cuaca ekstrem melanda Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, pada Sabtu (25/4) pukul 14.30 WIB. Peristiwa ini memicu kerusakan rumah dan memaksa warga mengungsi akibat hujan lebat serta angin kencang.
Bencana hidrometeorologi ini berdampak luas di empat desa, meliputi Desa Majingklak, Bulaksari, Bojongsari, dan Tegalsari. Wilayah-wilayah tersebut tersebar di Kecamatan Wanareja, Bantarsari, Kedungreja, dan Sidareja.
Tujuh belas kepala keluarga (KK) terdampak, dua KK terpaksa mengungsi ke rumah kerabat mereka. Kerugian material tercatat satu rumah rusak sedang, tiga rusak ringan, dan 13 rumah lainnya terdampak.
BPBD Kabupaten Cilacap dan unsur terkait langsung melakukan asesmen di lokasi terdampak. Mereka berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan serta desa setempat untuk penanganan darurat.
Kondisi terkini pada Minggu (26/4) melaporkan petugas gabungan melakukan pembersihan material. Mereka fokus membersihkan pohon tumbang di Desa Bulaksari, Desa Bojongsari, dan Desa Tegalsari.
BNPB mengimbau masyarakat dan pemerintah daerah meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi basah. Kewaspadaan harus terus ditingkatkan, terutama saat hujan intensitas tinggi berdurasi lama.
Saat hujan ekstrem, masyarakat diimbau evakuasi mandiri dan tahu jalur aman. Warga bantaran sungai diminta rutin pantau tinggi muka air dan perbarui info cuaca resmi.
Masyarakat diminta waspada saat hujan dan angin kencang. Jauhi pohon atau struktur berpotensi roboh, termasuk papan reklame dan bangunan rapuh, demi keselamatan.
Redaktur: Wae
Sumber: BNPB
- Penulis: pusaran.news
