Kementerian Perdagangan Dukung UMKM Rizkyanti Tembus Pasar Global
- account_circle pusaran.news
- calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
- print Cetak

Dorong UMKM Naik Kelas, Wamendag Roro Tekankan Pentingnya Kemitraan dengan Ritel Modern | Kementerian Perdagangan Republik Indonesia
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
PUSARAN.NEWS- Kementerian Perdagangan (Kemendag) aktif mendukung UMKM Indonesia memperluas jangkauan pasar. Kemitraan dengan ritel modern terbukti sukses, dibuktikan UMKM Rizkyanti di Palembang yang telah menembus pasar 14 tahun.
Dukungan tersebut diungkapkan Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri saat kunjungan ke UMKM Rizkyanti di Palembang, Kamis (16/4/2026). Ia menegaskan, “Kemendag meyakini ritel modern merupakan wadah strategis yang mendekatkan keseharian masyarakat dengan produk UMKM unggulan setempat.”
Wamendag Roro menambahkan, Kemendag terus memfasilitasi business matching antara UMKM dan pengusaha ritel modern. “Kemitraan strategis ini merupakan akselerator penting untuk membuat UMKM naik kelas,” ujarnya.
UMKM Rizkyanti bergerak di olahan pangan berbasis ikan, seperti pempek dan kerupuk kemplang. Bermula dari skala rumahan sejak tahun 1998, bisnis ini berkembang menembus jaringan ritel modern dan ekspor.
Sejak 2012, UMKM Rizkyanti bermitra dengan 544 toko ritel modern seperti Alfamart dan Indomaret di Palembang. Produknya juga berhasil memperluas pasar ekspor hingga ke Singapura.
Wamendag Roro menyatakan bahwa produk UMKM pangan lokal berpotensi besar memenangkan pasar domestik. “Pempek dan kerupuk kemplang Rizkyanti menunjukkan bahwa UMKM pangan lokal memiliki potensi besar untuk memenangkan pasar dalam negeri dalam skala luas melalui kemitraan dengan ritel modern,” ungkapnya.
Wamendag Roro menambahkan, komitmen kualitas bahan baku hingga pengemasan sangat penting. “Bukan hanya itu, dengan komitmen terhadap kualitas dari pemilihan bahan baku, proses pengolahan, hingga pengemasan, produk pangan lokal dapat merambah pasar ekspor,” jelas Wamendag Roro.
Kesuksesan UMKM Rizkyanti didukung daya saing produk dan pemenuhan standar sertifikasi. UMKM ini bertahap telah memenuhi sertifikat halal, kelayakan pengolahan, HAKI, GMP, SSOP, serta Surat Izin Edar.
Menurut Wamendag Roro, pemenuhan berbagai sertifikasi tersebut menjadi keunggulan tersendiri bagi UMKM. Hal ini memperbesar peluang kerja sama dengan berbagai pihak untuk ekspansi bisnis.
Pemilik UMKM Rizkyanti, Yanti Mala, bertekad menghadirkan produk olahan ikan halal, bermutu, dan aman. “Kami terus berinovasi dan meningkatkan kualitas agar produk kami tidak hanya dikenal di pasar dalam negeri, tetapi juga di pasar ekspor,” ujarnya.
Yanti Mala meyakini bahwa kemajuan bisnis akan mengoptimalkan pemberdayaan masyarakat sekitar. “Kami meyakini bahwa dengan majunya suatu bisnis, maka pemberdayaan masyarakat sekitar juga makin optimal, salah satunya melalui penyediaan lapangan kerja,” tambahnya.
Wamendag Roro menyampaikan proyeksi nilai pasar makanan dan minuman (mamin) di Indonesia sangat menjanjikan. Sektor mamin tumbuh rata-rata 6,96 persen per tahun selama lima tahun ke depan.
Peluang pasar makanan dan minuman yang besar ini harus dimanfaatkan optimal oleh UMKM. “Ini merupakan peluang pasar yang tidak boleh dilewatkan oleh UMKM,” tegas Wamendag Roro.
Redaktur: Wae
Sumber: Kemendag
- Penulis: pusaran.news
