Menpora Erick Thohir Kecam Keras Pelecehan Seksual Atlet Kickboxing
- account_circle pusaran.news
- calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
- print Cetak

Menpora Erick Thohir yang mengecam keras terduga pelaku karena menyalahgunakan kewenangannya untuk menodai harkat dan martabat atlet.(foto:raiky/kemenpora.go.id)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
PUSARAN.NEWS- Kasus dugaan pelecehan seksual atlet kickboxing kembali mencoreng dunia olahraga Indonesia, kali ini menimpa atlet putri Jawa Timur berinisial VAP (24). Insiden yang melibatkan pelatih sekaligus Ketua Pengurus Provinsi Kickboxing Indonesia Jawa Timur, WPC, kini tengah ditangani oleh Polda Jawa Timur.
Atlet putri VAP (24) akhirnya berani menyuarakan dugaan pelecehan melalui akun Instagram pribadinya setelah lama memendam ketakutan. Ia mengungkapkan, “Aku memendam kejadian ini sejak lama.
Aku takut bersuara karena dia adalah Ketua, dan aku hanyalah seorang atlet yang seharusnya fokus untuk juara. Tapi diam terlalu lama membuat luka ini semakin berat.”
Kasus dugaan pelecehan seksual ini telah ditangani serius oleh pihak berwenang, Polda Jawa Timur. Mereka secara resmi menetapkan terduga pelaku berinisial WPC sebagai tersangka dalam insiden tersebut.
Terungkapnya tindak kriminal dan jeritan atlet VAP (24) mendapat perhatian penuh Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir. Ia mengecam keras terduga pelaku WPC yang menyalahgunakan kewenangan dan menodai harkat martabat atlet.
Menpora Erick Thohir menyatakan kepedihannya atas kasus ini serta mengapresiasi keberanian korban untuk bersuara. Ia berujar, “Cerita atlet kickboxing tentang kekerasan seksual yang dialaminya sungguh membuat kita semua terluka.Saya merasakan kepedihan ketika membaca proses dan perjuangan korban untuk mendapatkan keadilan dengan melaporkan tindakan pelecehan kepada berbagai pihak. ironisnya terduga pelaku adalah pelatih dan ketua pengurus provinsi kickboxing Indonesia Jawa Timur, yang seharusnya amanah dalam mengayomi, menjaga, membantu dan membina atlet.
Saya hargai keberanian korban untuk bercerita, tentu bukan hal mudah untuk mengatasi trauma pahit itu, tapi korban berani bersuara agar tindakan serupa tidak terulang.”
Menyoroti kasus serupa, Menpora Erick Thohir menekankan pola penyalahgunaan kekuasaan oleh pelatih terhadap atlet. Ia menegaskan, “Dari dua kasus terakhir kekerasan seksual pada atlet yang naik ke jalur hukum, terduga pelakunya adalah pelatih yang menyalahgunakan kewenangan pada atlet.
Kami mengecam keras penyalahgunaan kekuasaan ini. Dunia olahraga harus menjadi ruang yang aman, bermartabat, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.
Saya berharap dengan ditetapkannya terduga pelaku sebagai tersangka, keadilan bagi korban dapat ditegakkan.”
Menurut Menpora Erick, tidak seorang pun boleh memanfaatkan relasi kuasa atau jabatan dalam dunia olahraga. Hal ini berlaku untuk menghindari tindakan merugikan atlet maupun insan olahraga lainnya.
Menpora Erick Thohir berkomitmen untuk membersihkan dunia olahraga Indonesia dari segala bentuk kekerasan. Ia menegaskan, “Kami ingin memastikan dunia olahraga Indonesia bersih dari kekerasan.
Siapa pun yang terbukti menyalahgunakan kekuasaan atau memanfaatkan relasi kuasa untuk melakukan kekerasan, termasuk kekerasan seksual, tidak boleh lagi dilibatkan dalam dunia olahraga seumur hidup. Tidak ada toleransi dan tidak ada tempat bagi mereka yang menyalahgunakan kekuasaan dan kewenangan.”
Kementerian Pemuda dan Olahraga mendorong semua organisasi serta pemangku kepentingan olahraga untuk memperkuat sistem perlindungan atlet. Ini bertujuan mencegah terulangnya kejadian serupa di masa mendatang dan menciptakan lingkungan yang aman.
Menpora Erick Thohir menutup pernyataannya dengan ajakan membangun lingkungan olahraga yang aman dan berintegritas. Ia memungkasi, “Kita harus bersama-sama membangun lingkungan olahraga yang sehat, aman, dan berintegritas.
Atlet harus dilindungi agar dapat berprestasi tanpa rasa takut dan kita ciptakan support system bagi mereka.”
Dalam perkembangan lain, Kemenpora RI memperpanjang pendaftaran seleksi jabatan tinggi madya. Posisi yang dibuka adalah Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga untuk memperkuat struktur organisasi.
Menpora Erick Thohir juga menyatakan dukungan penuhnya terhadap ajang Ms Glow For Men Malang Half Marathon 2026. Lomba lari ini dinilai memiliki dampak positif signifikan bagi olahraga Indonesia dari tiga perspektif penting.
Sementara itu, atlet para bulutangkis Rina Marlina sukses meraih medali emas pada ASEAN Para Games (APG) 2025 Thailand. Ia mengalahkan wakil tuan rumah dua set langsung di final Women’s Single SH6 dengan skor telak 21-5, 21-1.
Di ajang yang sama, atlet para atletik Alvin Nomleni dari TTS, NTT, turut menyumbangkan medali emas. Ia menyampaikan rasa bangganya mempersembahkan prestasi tersebut untuk Merah Putih di APG 2025 Thailand.
Atlet dayung perahu naga Mariyati dari Banyuasin, Sumsel, juga memanjatkan syukur atas prestasinya di SEA Games Ke-33 Thailand 2025. Bersama timnya, ia berhasil membawa Indonesia meraih juara umum pada nomor cabor dragon boat.
Ardana Cikal Damarwulan, atlet muda panjat tebing Indonesia, juga merasa bangga atas capaiannya di SEA Games 2025 Thailand. Ia meraih emas di nomor lead putra dan menyampaikan terima kasih atas bonus dari pemerintah.
Menpora Erick Thohir juga diketahui menghadiri Asian Cadet and Junior Fencing Championship 2026 di JICC. Acara tersebut berlangsung pada hari Jumat, 27 Februari 2026, menunjukkan komitmennya pada pengembangan olahraga.
Terakhir, Menpora Erick Thohir mengadakan silaturahmi dengan rekan-rekan media. Pertemuan tersebut dilaksanakan pada Selasa malam, 24 Februari, untuk mempererat hubungan kerja sama.
Redaktur: Wae
Sumber: Kemenpora
- Penulis: pusaran.news
